
Kyle Walker. (Istimewa)
JawaPos.com - Bek sayap kawakan Manchester City, Kyle Walker, baru-baru ini mengungkapkan keinginannya untuk pergi dari Manchester City. Pemain berusia 34 tahun tersebut ingin menyudahi masa baktinya bersama The Citizen setelah hampir 8 tahun bersama.
Kyle Walker ingin mencoba tantangan dan pengalaman baru dengan satu nama klub jadi yang terdepan untuk menjadi destinasi selanjutnya, AC Milan.
Dikutip dari keterangan Fabrizio Romano, Kyle Walker sempat berdiskusi dengan sang pelatih, Pep Guardiola tentang kemungkinan untuk pergi di jeda transfer musim dingin dari City. Walker diyakini sudah menjalin kontak dengan klub lain terkait masa depannya bersama klub baru.
Sementara dari media Inggris, The Telegraph menyebutkan bahwa pilihan karier di Serie A bersama AC Milan menarik minat mantan pemain Tottenham tersebut. Pihak AC Milan disinyalir sudah mengirim perwakilan untuk membuka pembicaraan mengenai transfer potensial Walker ke San Siro. Beberapa tawaran dari Arab Saudi juga mencoba menggoda sang pemain untuk melanjutkan karir di daratan Timur Tengah.
Pilihan karier yang dijalani Kyle Walker ketika memutuskan hengkang ke Etihad Stadium membuahkan hasil yang manis. Kyle Walker bergelimang trofi dan prestasi dengan seluruh trofi yang dipertandingkan sudah berhasil dimenangkan oleh kubu Pep Guardiola.
Liga Champions, Premier League, Piala Dunia Antar Klub, dan Piala Super Eropa membuat namanya juga masuk ke dalam jajaran bek sayap kanan terbaik dunia saat ini.
Walker juga terlibat dalam catatan sejarah emas klub tatkala berhasil meraih 4 kali juara Premier League berturut-turut. Lalu catatan berhasil memenangkan tiga trofi mayor atau dikenal dengan sebutan treble menjadikan Manchester City klub kedua asal Inggris yang berhasil merengkuh prestasi tersebut setelah Manchester United.
Direkrut sejak musim 2017-18, Walker selalu tampil sebagai pilihan utama Pep Guardiola. Pemilik nama lengkap Kyle Andrew Walker itu membukukan 319 penampilan dengan sumbangan 6 gol dan 23 asis. Capaian yang signifikan sebagai pemain dengan posisi bek sayap. Kuat dalam bertahan, namun lincah dalam penyerangan membuat namanya disegani sebagai pemain paling berpengaruh di tubuh skuad Pep Guardiola.
