
Lionel Messi menjadikan Lamine Yamal sebagai pemain yang paling mirip dengannya. (Instagram/@lamineyamal)
JawaPos.com - Dalam lanjutan semi final Piala Super Spanyol, FC Barcelona berhasil mengalahkan tim tuan rumah, Athletic Bilbao. Skor 2-0 dapat dipertahankan sampai akhir laga oleh Barcelona berkat gol pemain muda Lamine Yamal dan Gavi.
Dua pemain muda berkebangsaan Spanyol ini menjadi tulang punggung Barcelona asuhan Hansi Flick di musim 2024/2025. Terutama, Lamin Yamal yang terus menunjukkan taji kepada dunia dengan kemampuan yang dimilikinya.
Proses gol yang tercipta dari kaki Lamine Yamal menjadi cantik karena gerakan putar badan tambahan setelah menerima umpan brilian dari Gavi. Pemuda berusia 17 tahun tersebut sampai saat ini sudah mengumpulkan 7 gol dan 12 assist bagi rekan setimnya.
Pencapaian impresif dari Lamine Yamal ini berkat permainan konsisten yang dia tunjukan pada musim 2023/2024. Di La Liga Spanyol musim lalu, Lamine Yamal hanya absen di satu laga La Liga. Total, 37 pertandingan La Liga ia lakoni selama musim 2023/2024.
Di musim 2023/2024, Lamin Yamal juga melakukan debut bersama FC Barcelona di Liga Champions Eropa. Dari 50 laga yang dijalani, ia berhasil menorehkan catatan 7 gol dan 9 assist untuk FC Barcelona.
Menit bermain yang ia dapatkan di musim 2023/2024 juga perlu menjadi catatan, untuk ukuran pemain berusia 16 tahun, 2.957 menit adalah hal yang luar biasa. Lamine Yamal juga akhirnya menembus tim nasional senior Spanyol.
Bersama Timnas Spanyol, ia melakukan debut di 8 Desember 2023 lalu. Setelah tampil sebanyak 17 kali bersama, ia berhasil melesakkan 3 gol dan 8 assist bagi rekan satu timnya. Saat ini market value yang dimiliki dirinya sebesar €180juta.
Berdasarkan data dari DataMB, Lamine Yamal merupakan seorang pemain berposisi sayap satu-satunya yang telah melakukan dribble sebanyak 153 kali dan sukses. Selain itu juga dirinya telah melakukan 53 umpan terobosan yang berhasil.
Selain itu, Lamine Yamal menempati rekor teratas sebagai seorang penyerang sayap dari semua pemain sayap di tujuh liga top dunia. Selain itu, pergerakan mengancamnya mencapai angka 99% dari seluruh laga yang dijalani.
Penampilan impresif Lamine Yamal di FC Barcelona yang diasuh Hansi Flick masih terus berlanjut. Dirinya mengakui bahwa memiliki idola asal Brasil yang juga pernah membela FC Barcelona, Neymar. Selebrasinya tadi pagi mengikuti gaya sang idola.
“Neymar akan menjadi idola selamanya. Seorang bintang, seorang legenda. Saya masih berusia lima tahun ketika Neymar di Santos, dan berusia tujuh tahun ketika saya melihatnya di Camp Nou. Itu luar biasa!” ungkap Lamine Yamal, kepada CNN usai laga.
Kontrak Lamine Yamal dan FC Barcelona akan segera berakhir. Lamine Yamal mempunyai kemauan kuat untuk terus bertahan di FC Barcelona dan bertahan di La Liga Spanyol. Lamine menganggap bahwa FC Barcelona adalah klub satu-satunya bagi dirinya.
