
Anggota Komisi III DPR RUhut Sitompul.
JawaPos.Com - Rapat kerja Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Selasa (8/9) menjadi ajang bagi personel di komisi yang membidangi hukum itu untuk menanyakan masalah pencopotan Komjen Budi Waseso dari posisi kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim). Sebab, pencopotan Buwas -sapaan Budi- memang jadi gunjingan karena dilakukan di tengah upayanya membongkar berbagai kasus korupsi.
Salah satu anggota Komisi III DPR yang ikut menumpahkan kekesalan atas pencopotan Buwas dari posisi Kabareskrim adalah Ruhut Sitompul. Politikus Partai Demokrat (PD) itu bahkan menyindir Badrodin dengan sebuah lagu.
"Dunia ini panggung sandiwara ceritanya mudah berubah. Ada peran wajar ada peran berpura-pura. Mengapa kita bersandiwara?” kata Ruhut melantunkan syair lagi yang yang dipopulerkan Ahmad Albar itu.
Ruhut mengaku telah mengikuti perjalanan karir Buwas. Bekas pengacara itu menyebut ada 20 kasus yang ditangani secara serius oleh Bareskrim di bawah komando Buwas.
Namun, tiba-tiba Buwas dicopot karena ada intervensi dari luar Polri. Ruhut pun mengaju tahu biang di balik pencopotan Buwas.
Ruhut yang mengaku dekat dengan lingkaran Istana Kepresidenan menyebut pencopotan Buwas dari kursi Kabareskrim karena adanya intervensi dari Wakil Presiden Jusuf Kalla. "Saya tahu behind the scene karena saya orang yang dekat di istana. Yang banyak mengetahui siapa Lino (Dirut Pelindo II RJ Lino, red), mantan ketua umum Golkar Jusuf Kalla," ucapnya.
Sebagai orang yang mengerti hukum, Rubut mempertanyakan nomenklatur pelantikan Buwas. Dia menanggap aneh ketika Kapolri melantik Buwas sebagai kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
"BNN itu nomenklaturnya bukannya dilantik di istana presiden? Tapi Bapak (Badrodin, red) yang lantik. Ada apa, Pak?" cecar Ruhut.
Karenanya dia mengingatkan Badrodin dan Polri sebagai penegak hukum tidak mudah diintervensi. "Pak Kapolri Badrodin, Budi (Wakapolri Budi Gunawan, red), polisi solid. Ini semua kita hadapi," ucap juru bicara PD itu.
Meski demikian ruhut juga berharap pada Komjen Anang Iskandar yang mengantikan Buwas sebagai Kabareskrim Polri. “Jangan takut dengan orang-orang itu. Siapapun yang halangi, suara rakyat suara Tuhan," tandasnya.(dna/JPG)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022