
Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono melakukan pertemuan dengan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin di Jakarta, Jumat (14/11). (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhamad Mardiono melakukan pertemuan dengan salah satu tokoh Islam, Muhammad Sirajuddin Syamsuddin atau dikenal Prof. Din Syamsudin. Pertemuan itu dilakukan dalam rangka menguatkan PPP untuk kembali bangkit pada Pemilu 2029.
Dalam pertemuan itu, pria yang karib disapa Prof. Din mendukung Mardiono dapat membawa PPP bangkit sebagai alat perjuangan politik umat Islam.
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah itu menegaskan, sejak berdiri pada 1973, PPP memiliki akar sejarah yang kuat sebagai wadah aspirasi umat. Sehingga potensi tersebut harus kembali dihidupkan.
“Saya sangat concern dengan PPP yang menjadi alat perjuangan politik umat Islam. Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Mardiono sebagai negarawan yang merangkul semua dan didukung ormas-ormas Islam, PPP akan bangkit kembali dan menjadi partai besar pada Pemilu 2029,” kata Din Syamsudin usai menerima Mardiono di kediamannya, Jakarta, Jumat (14/11).
Prof Din juga menyinggung pentingnya proses islah di internal PPP untuk bersama-sama membangun soliditas partai.
Menurutnya, rekonsiliasi harus dilakukan secara menyeluruh di tingkat pusat hingga akar rumput.
“Islah itu ajaran agama. Kekompakan dan kebersamaan adalah syarat kemajuan kembali PPP,” tegasnya.
Sementara, Mardiono menyatakan pertemuan kali ini menjadi lanjutan dari upaya konsolidasi keluarga besar PPP. Menurutnya, masukan-masukan dari berbagai tokoh sangat penting dalam menyusun arah kebangkitan partai menuju Pemilu 2029.
“Tadi banyak dibicarakan tentang politik keumatan, bagaimana membangkitkan PPP sebagai wadah perjuangan umat Islam. Dengan sekitar 87 persen penduduk Indonesia beragama Islam, kita punya modal spiritual yang besar,” pungkasnya.
