Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Mei 2024, 14.19 WIB

Prabowo: Yang Tidak Mau Diajak Kerja Sama Tidak Apa-apa, Silakan jadi Penonton yang Baik

Calon Presiden Terpilih, Prabowo Subianto. - Image

Calon Presiden Terpilih, Prabowo Subianto.

JawaPos.com - Presiden RI terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto memastikan, akan terus berupaya merangkul seluruh pihak untuk bekerja sama dalam membangun Indonesia. Namun, ia memberi pesan kepada pihak yang tak ingin bekerja sama agar menjadi penonton yang baik.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri Rakornas PAN Pemenangan Pilkada Tahun 2024 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Kamis (9/5) malam.

"Saya akan berjuang terus bersama semua kekuatan yang mau diajak kerja sama. Yang tidak mau diajak kerja sama tidak apa-apa. Kalau ada yang mau nonton di pinggir jalan, silakan jadi penonton yang baik. Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama, ya jangan mengganggu. Orang lagi mau kerja kok. Kita mau kerja. Kita mau kerja. Kita mau amankan kekayaan bangsa Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo berjanji akan bekerja untuk mensejahterakan seluruh rakyat Indonesia. Sebab itu merupakan komitmennya saat terpilih menjadi pemimpin bangsa.

"Saya yakin saudara tidak terima. Saya malu saya dikasih pangkat jenderal oleh rakyat. Saya dipilih oleh rakyat. Siang dan malam kita berpikir, saya berpikir, bagaimana rakyat Indonesia tidak ada yang lapar," ucap Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengakui, jika setiap partai politik (parpol) memiliki orang-orang yang tak ingin bekerja secara tulus untuk rakyat. Bahkan, dirinya melihat di dalam Partai Gerindra pun ada.

"Mari kita akui. Iya kan? Kita boleh punya jiwa korsa, tapi kita juga harus introspeksi diri. Di Gerindra pun juga banyak yang kurang baik, banyak yang baik banyak yang kurang baik. Di semua organisasi ada yang baik dan ada yang kurang," ujar Prabowo.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh elite di Indonesia bisa bersatu dan guyub, sehingga bisa membawa negara menuju tangga kesuksesannya.

"Sekarang bagaimana yang baik-baik dari semua latar belakang bisa kerja sama? Ini pelajaran sejarah. Indonesia tidak bisa dibendung. Kecuali elite Indonesia tidak bisa atau tidak mau kerja sama. Kuncinya itu," pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore