
Ilustrasi penggunaan alat makan yang aman untuk toddler. (Freepik)
JawaPos.com - Memasuki fase toddler, anak mulai menunjukkan kemandirian dalam berbagai hal, termasuk saat makan.
Pada tahap ini, peran orang tua tentunya sangat penting dalam mendukung proses belajar makan secara mandiri.
Memilih peralatan makan untuk toddler tidak bisa dilakukan sembarangan, karena selain harus menarik dan mudah digunakan, aspek keamanan dan kenyamanan juga harus menjadi prioritas utama.
Peralatan makan yang tepat dapat membantu meningkatkan keterampilan motorik halus anak, membentuk kebiasaan makan yang baik, serta mengurangi risiko tersedak atau cedera.
Melansir laman Klikdokter dan Parentsquad, berikut beberapa panduan untuk membantu dalam pemilihan peralatan makan yang aman dan sesuai untuk si kecil.
Keamanan bahan peralatan makan, terutama untuk anak merupakan prioritas utama.
Pastikanlah peralatan makan tidak mengandung bahan kimia berbahaya seperti BPA (Bisphenol-A), PVC, atau phthalates, yang dapat mengganggu perkembangan hormon dan kesehatan anak.
Peralatan makan yang berlogo food grade atau food safe menunjukkan bahwa bahan tersebut aman digunakan untuk makanan.
Hindarilah memilih peralatan makan dengan kode daur ulang angka 3 atau 7, karena berisiko mengandung BPA.
Peralatan makan harus disesuaikan dengan usia dan kemampuan motorik anak.
Untuk anak usia 12–24 bulan, pilih peralatan makan yang terbuat dari silikon food-grade, karena bahan ini lembut, mudah digenggam, dan tidak mudah pecah.
Untuk anak usia dua sampai empat tahun, perkenalkan peralatan makan dari stainless steel dengan pegangan yang lebih besar dan ergonomis, yang tetap aman dan mudah digunakan.
Desain peralatan makan yang ergonomis dapat membantu anak untuk belajar makan dengan mandiri.
