Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Januari 2025, 22.49 WIB

Toyota Hilux Revo dan Isuzu D-Max Versi Listrik Segera Masuk Produksi Tahun Ini

Toyota Hilux Revo versi listrik segera diproduksi di Thailand. - Image

Toyota Hilux Revo versi listrik segera diproduksi di Thailand.

JawaPos.com - Toyota dikabarkan telah melakukan pengujian Hilux Revo listrik di negara Gajah Putih, bahkan direncanakan di tahun 2025, segera melakukan produksi sekaligus memasarkan mobil komersial tenaga listrik berbasis baterai.

Melansir dari laman Bangkok Post disebutkan bahwa Toyota Motor di negara Thailand juga akan melakukan ekspor pickup Toyota Hilux Revo-e pada akhir tahun 2025. Toyota akan melakukan produksi dilakukan di pabrik Samrong, Pattaya.

Bagi Toyota, Hilux Revo-e, merupakan pick-up listrik pertama yang diproduksi. Ini merupakan salah satu strategi yang dilakukan Toyota untuk menguasai pangsa pasar pick-up dimana penjualannya sangat signifikan di Thailand.

Di negara Thailand merek Toyota dan Isuzu merajai penjualan kendaraan komersil khususnya pick-up.

Di sisi lain Executive Vice President Toyota Motor Asia, Pras Ganesh sempat mengungkapkan bahwa bagi Toyota, Thailand bukan sekadar pasar penting, tapi juga basis produksi untuk pasar ekspor yang strategis.

“Tujuan kami adalah memproduksi Hilux BEV (listrik baterai) di sini, di Thailand,” kata Pras dikutip dari laman Reuters.

Sebelumnya hal yang sama juga dilakukan Isuzu Motor Thailand yang juga melakukan hal serupa dengan melakukan pengetesan Isuzu D-Max listrik di berbagai kondisi jalan maupun cuaca.

Isuzu Thailand juga akan memulai produksi pickup Isuzu D-Max pada awal tahun 2025 ini.

Isuzu D-Max listrik akan segera di produksi di Thailand.

Kedua merek pabrikan Jepang tersebut memilih Thailand sebagai basis produksi didasari alasan yang sama dengan. Yaitu di Negeri Gajah Putih itu sampai saat ini masih menjadi pasar utama pickup. Angka penjualannya mencapai setengah dari total penjualan mobil yang ada.

Suwannathat salah satu pejabat di Badan Investasi Thailand yang dikutip Asia Business Insight mengungkapkan bahwa di negaranya (Thailand) masing-masing pabrikan itu telah memiliki basis pasar yang kuat.

"Selain itu dari sisi produksi mereka telah memiliki varian basis platform kendaraan pickup yang banyak. Tentu ini menjadi pertimbangan dari sisi cost produksi. Toyota dan isuzu memastikan tahun ini untuk memproduksi sekaligus memasarkannya (termasuk ekspor),” katanya.

Menurutnya tahun ini merupakan momen penting bagi kedua merek tersebut untuk bangkit di segmen kendaraan listrik khususnya jenis kendaraan komersial.

Pasalnya pasar mobil listrik di Thailand yang saat ini didominasi pabrikan asal Tiongkok selama 2024 alami pertumbuhan walaupun hanya 10,5 persen. Meskipun tahun sebelumnya angka pertumbuhannya lebih besar sekitar 20 persen.

Bagaimana dengan Indonesia? Apakah kedua merek tersebut juga akan membawa model pickup listrik nya ke Indonesia.. Seperti diketahui seruan mobil listrik Tiongkok juga sangat deras di Indonesia.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore