
Ilustrasi interior mobil listrik Kia EV9. (Istimewa)
JawaPos.com–Kia, produsen mobil dari Korea Selatan mengumumkan program recall atau penarikan kembali terhadap hampir 23.000 model EV9. Recall tersebut berlaku untuk konsumen di Amerika Serikat (AS).
Penyebab recall tersebut diakibatkan karena masalah yang sangat sepele. Recall dilakukan karena kemungkinan baut jok hilang.
Dilansir dari Electrek, masalah tersebut mungkin hanya sekitar 1 persen dari SUV listrik yang diperkirakan memiliki cacat tersebut, Kia menarik kembali beberapa model EV9 2024 dan 2025 sebagai tindakan pencegahan.
SUV listrik tiga baris pertama Kia itu baru saja mulai laku di AS. Setelah pengiriman dimulai sebelum tahun baru, Kia telah menjual lebih dari 20.000 model EV9 selama 11 bulan pertama 2024.
Meski demikian, EV9 kembali ditarik. Pada 20 Desember, Kia America memberi tahu Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional (NHTSA) bahwa mereka menarik kembali 22.883 model EV9.
Model EV9 2024 dan 2025 tertentu yang diproduksi di pabrik perakitan Kia Autoland Gwangmyeong di Korea antara 25 September 2023 dan 12 Oktober 2024, mungkin tidak memiliki baut pemasangan jok baris kedua dan/atau ketiga. Kia mengatakan, cacat tersebut disebabkan kesalahan pekerja di pabrik tersebut.
Meskipun tidak ada kecelakaan, cedera, kematian, atau kebakaran yang terjadi, Kia mengeluarkan penarikan kembali untuk model EV9 2024 dan 2025 tertentu sebagai tindakan kehati-hatian.
Recall mengarahkan pemilik Kia EV9 untuk segera ke diler. Kemudian, Diler akan memastikan semua baut pemasangan jok terpasang dengan benar demi keamanan tambahan dan layanan ini tidak dipungut biaya.
Berita tersebut juga muncul setelah Kia menarik kembali 12.400 model EV9 pada September karena kesalahan perangkat lunak pada fitur Remote Smart Parking Assist.
