Logo JawaPos
Author avatar - Image
22 Desember 2021, 20.17 WIB

Kenali Penyebab Rantai Keteng Motor Menjadi Kendor

Ilustrasi: Rantai keteng sepeda motor. (Suzuki). - Image

Ilustrasi: Rantai keteng sepeda motor. (Suzuki).

JawaPos.com - Pernah mendengar suara dalam mesin motor jadi lebih kasar padahal sebelumnya suaranya halus? Hati-hati, ini bisa jadi gejala atau tanda kerusakan atau rantai keteng kendor.

Kamu sebagai pemilik sepeda motor khususnya motor 4 tak perlu tahu apa penyebab rantai keteng kendor. Komponen yang menggerakan noken as ini juga bekerja untuk membuka tutup klep saat pembakaran.

Saat komponen ini rusak maka proses pembakaran terganggu, jadi Anda tidak boleh membiarkan kerusakan terjadi terlalu lama. Dirangkum dari laman resmi Suzuki, ada beberapa cara untuk mengenali lebih jauh mengenai penyebab rantai keteng yang kendor, efek yang muncul serta cara mengatasinya.

Apa penyebab rantai keteng kendor?

Rantai keteng juga disebut dengan rantai kamrat atau timing chain ini memiliki ukuran yang cukup kecil jika dibandingkan rantai motor. Layaknya rantai motor, kerusakan juga bisa terjadi akibat penggunaan dan usia pakai sepeda motor

Apa saja penyebab rantai keteng kendor yang wajib pengendara ketahui sehingga bisa mendeteksi sumber kerusakan pertama adalah karena usia yang sudah lama.

Setiap komponen kendaraan selalu memiliki masa pakai. Ada yang masa pakainya pendek ada juga yang panjang. Khusus rantai keteng, memiliki masa pakai yang cukup lama yaitu lima tahun.

Masa pakai ini tidak jauh berbeda dengan rantai motor. Kerusakan akibat masa pakai ini bisa dikarenakan komponen yang memuai kemudian menyusut terus menerus.

Apalagi area pada komponen ini dekat dengan ruang bakar sehingga sering bersuhu panas. Ketika digunakan rantai akan terus menerus bekerja melalui roda gigi jadi gesekan pun terjadi.

Tentu saja dilihat dari cara kerjanya tersebut tidak heran jika usai lima tahun rantai memulai kendor karena aus. Anda yang sudah memiliki kendaraan lebih dari usia tersebut harus bersiap untuk mengganti komponennya.

Kemudian bisa karena melemahnya tensioner. Apabila kendaraan termasuk usianya masih baru, maka penyebab rantai keteng kendor bisa juga dikarenakan melemahnya tensioner. Tensioner adalah komponen yang mengatur ketegangan pada rantai keteng, bahasa bengkelnya, komponen ini disebut sebagai tonjokan keteng.

Teknisi akan mengecek bagian tensioner ini untuk bisa mengatur ketegangan rantai secara ulang. Namun jika setelah disetel ternyata rantai tetap kendor, bisa jadi tensioner harus diganti dengan yang baru.

Jarang ganti oli juga bisa jadi sebah rantai keteng kendor atau rusak. Motor yang jarang diganti olinya juga bisa mempengaruhi kinerja rantai keteng. Padahal kinerja rantai akan jauh lebih baik jika terdapat pelumas.

Tanpa oli yang berkualitas baik, rantai keteng akan bekerja terlalu keras dan mempercepat keausan. Bahkan bukan hanya rantai keteng saja yang rusak, piston juga berpotensi rusak berat.

Padahal penggantian oli motor tidaklah sulit dan bisa dilakukan di bengkel resmi terdekat. Kamu hanya perlu menggantinya setiap 2.000 hingga 3.000 km. Jika tidak ingin komponen motor cepat rusak, maka perlu rutin mengganti oli.

Penyebab lainnya juga bisa berasal dari cara kamu berkendara selama ini. Gaya berkendara yang kasar seperti sering geber-geber gas sebenarnya dilarang dilakukan.

Pada saat kamu menarik gas mendadak dan terus menerus maka rantai keteng dipaksa bekerja keras. Perputaran yang terlalu cepat dan mendadak ini akan membuat rantai menjadi kendor.

Bukan hanya itu saja, jika kamu sering kasar menggunakan kendaraan, kerusakan pada bagian pembakaran juga tidak bisa dihindari. Padahal untuk mencegah kerusakan, kamu hanya perlu menarik gas secara perlahan saja.

Semua teknisi pasti akan menyarankan hal tersebut jika kamu ingin usia rantai keteng lebih panjang. Nah dengan mengenal semua penyebab rantai keteng kendor, tentu kamu bisa mulai memperhatikan kendaraan.

Baik dari segi penggunaan dan juga perawatan sangat mempengaruhi semua komponen pada sepeda motor. Jadi sebaiknya kamu mencegah sebelum harus mengganti rantai keteng dalam waktu dekat.

Apa sih efeknya?

Apabila saat ini rantai keteng sudah terlanjur kendor, maka ada beberapa efek yang bisa dirasakan. Efek ini tentu akan mengganggu kenyamanan kamu saat berkendara dan membuat keamanan jadi berkurang.

Efek rantai keteng kendor ini juga bisa menjadi cara untuk mendeteksi adanya kerusakan. Biasanya efek yang muncul adalah suara yang muncul dari mesin dan terdengar cukup berisik.

Suara ini terdengar cukup kencang ketika kamu memanaskan kendaraan di pagi hari. Anda akan mendengar selama 10 hingga 15 menit yang menjadi tanda bahwa oli motor sudah harus diganti.

Apabila ternyata suara tersebut tidak kunjung hilang maka penyebab rantai keteng kendor adalah pada bagian tensioner. Apabila efek ini sudah muncul pada kendaraan kamu, jangan tunda lagi untuk memperbaikinya.
Area lampiran

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore