Logo JawaPos
Author avatar - Image
10 Maret 2026, 18.35 WIB

KPK Amankan 13 Orang dari OTT di Bengkulu, 9 Orang Dibawa ke Jakarta Termasuk Bupati Rejang Lebong

Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. (YouTube Fikri Thobari Official) - Image

Bupati Rejang Lebong, Fikri Thobari. (YouTube Fikri Thobari Official)

 JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan pihaknya mengamankan sebanyak 13 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Provinsi Bengkulu, pada Senin (9/3). OTT ini turut mengamankan Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Mereka yang diamankan kemudian menjalani pemeriksaan awal di Polres Kapahiang dan Polresta Bengkulu.

"Bahwa dalam rangkaian peristiwa tertangkap tangan tersebut yang dilakukan oleh tim KPK pada tanggal 9 Maret 2026, hari Senin kemarin, tim mengamankan sejumlah 13 orang yang kemudian dilakukan pemeriksaan awal di Polres Kepahiang dan juga di Polresta Bengkulu," kata juru bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (10/3).

Setelah menjalani serangkaian proses pemeriksaan awal, lanjut Budi, dari 13 orang yang diamankan terdapat 9 orang yang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta. Salah satu yang digelandang ke markas KPK yakni, Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari.

"9 orang tersebut saat ini sudah tiba di Gedung KPK Merah Putih. Salah satunya adalah Bupati Rejang Lebong," ungkap Budi.

KPK menduga, OTT yang menyasar Fikri Thobari berkaitan dengan dugaan suap proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong. Saat ini, mereka yang telah tiba di Gedung Merah Putih KPK tengah menjalani pemeriksaan intensif.

"Dalam peristiwa tertangkap tangan ini, tim selain mengamankan sejumlah pihak juga mengamankan barang bukti, di antaranya dokumen, barang bukti elektronik, dan juga uang tunai," ujarnya.

Budi menyatakan pihaknya belum dapat menjelaskan secara rinci konstruksi perkara dari OTT tersebut. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.

"Karena pihak-pihak saat ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif dan nanti kami akan sampaikan update-nya secara lengkap terkait dengan kronologi, konstruksi, dan juga status hukum dari pihak-pihak yang diamankan," pungkasnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore