
Presiden Prabowo Subianto dalam Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2). (YouTube Setpres)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia boleh memiliki cita-cita besar menjadi negara maju.
Namun, ambisi menjadi negara maju tersebut harus dibarengi dengan sikap realistis dalam melihat tantangan dan posisi Indonesia saat ini.
Menurut Prabowo, tugas utama pemerintah di seluruh dunia, termasuk di negara maju, adalah memperjuangkan kehidupan yang layak bagi rakyatnya.
Karena itu, arah pembangunan nasional Indonesia harus tetap berpijak pada kepentingan rakyat.
“Tugas dan tanggung jawab pemerintah di seluruh dunia adalah untuk bekerja, berjuang untuk memberi kehidupan yang layak bagi rakyatnya,” ujar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Jumat (13/2).
Ia mengingatkan agar keinginan menjadi negara maju tidak membuat Indonesia terjebak pada sikap pretensi dan memiliki keinginan untuk menyamai negara-negara yang telah lebih dulu unggul dalam teknologi dan industri.
“Saya mengajak kita untuk realistis. Kita selalu mengatakan kita ingin menjadi negara yang maju. Benar, kita ingin menjadi negara maju. Tapi jangan kita berpretensi kita mau mencapai tingkatan yang sama dengan negara-negara yang sudah ratusan tahun sebelum kita mencapai tingkat teknologi dan industri yang maju,” tegasnya.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia harus tetap memiliki cita-cita tinggi, namun disertai langkah konkret dan terukur.
Salah satu kunci utamanya adalah menjaga serta mengelola seluruh kekayaan negara, terutama sumber daya alam (SDA), agar benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat.
“Kita punya cita-cita tinggi, tapi kita punya sikap yang realistis. Yang penting kita harus menjaga dan mengelola seluruh kekayaan negara, seluruh SDA kita. Kita kelola, kita jaga, dan kita pergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Itu tujuan kita,” jelasnya.
Sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, Prabowo menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut.
Ia juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk berani mengakui berbagai tantangan yang dihadapi dan kelemahan yang dimiliki oleh bangsa sendiri.
“Dan itu yang saya, sebagai kepala pemerintah, kepala negara, untuk melaksanakannya. Kita harus berani mengakui kesulitan-kesulitan kita dan kelemahan-kelemahan kita,” tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022