Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 Januari 2025, 18.46 WIB

Yustinus Prastowo Diduga Sindir Deddy Corbuzier yang Komentari Makan Bergizi Gratis, Sebut Masuk Kategori Kekerasan Verbal

Juru Bicara Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo - Image

Juru Bicara Kementerian Keuangan, Yustinus Prastowo

 
 
JawaPos.com-Mantan Staf Khusus Menteri Keuangan Sri Mulyani, Yustinus Prastowo, ikut memberikan pernyataan yang diduga mengomentari Deddy Corbuzier yang mengomentari salah satu siswa terkait menu makan bergizi gratis yang dianggap oleh siswa bersangkutan kurang enak. 
 
 
Deddy Corbuzier menumpahkan emosinya melalui sebuah video diunggahnya di Instagram. Dia bingung kenapa menu dalam makanan yang ada daging ayamnya masih dianggap tidak enak oleh siswa itu. Dia pun membandingkannya dengan anaknya, Azka, yang dibiasakan makan nasi kotak.
 
Yustinus Prastowo mengomentari cara Deddy Corbuzier dalam menyampaikan pendapatnya yang dinilai kasar dan cenderung tidak pantas untuk diucapkan. Apalagi terhadap siswa yang hanya memberikan berkomentar atas makanan yang dirasakannya memang tidak enak.
 
"Sayang, para pendengung yang justru mereduksi program ini. Terlebih mengintimidasi anak-anak yang berkeluh kesah. Menghardik dengan kesombongan dan arogansi yang tak bermutu," ujarnya di akun media sosial X.
 
Lebih lanjut, Yustinus Prastowo seolah mengingatkan kepada Deddy Corbuzier bahwa program makan bergizi gratis dibiayai oleh APBN yang berasal dari uang pajak. 
 
"Anda jangan merendahkan, orang tua anak-anak itu pun berkontribusi membayar pajak. Jadi ini timbal balik. Anak-anak polos itu berhak bicara otentik," tuturnya.
 
Dia pun menyebut pernyataan mantan pesulap beraliran mentalist itu sudah masuk ke dalam kategori melakukan kekerasan lewat ucapannya yang kasar.
 
"Ini sudah kekerasan verbal. Dan juga intimidasi simbolik-visual," kata Yustinus Prastowo.
 
Dia menegaskan bahwa pernyataannya tersebut tidak bermaksud untuk menolak program makan bergizi gratis program Prabowo-Gibran.Dia justru memberikan dukungan pada program ini dengan catatan realisasinya di lapangan benar dan dananya tidak dikorupsi yang ujung-ujungnya yang dirugikan para siswa.
 
Menurut Yustinus,program makan bergizi gratis sangat bagus. Namun, dia memberikan penekanan, standar makanan yang disajikan untuk siswa harus memenuhi standar bergizi yang baik bagi anak.
 
"Saya percaya ketulusan dan komitmen Pak Prabowo di program makan bergizi gratis. Penggunaan kata 'bergizi' ini sangat bagus sebagai standar dan harapan. Tak sekadar gratis tapi sekaligus berkualitas," tuturnya. (*)
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore