Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Januari 2025, 22.04 WIB

Pramono Anung Pastikan PDIP Akan jadi Mitra Strategis bagi Pemerintahan Prabowo

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jumat (10/1). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jumat (10/1). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com–Gubernur Jakarta terpilih sekaligus politikus senior PDI Perjuangan Pramono Anung memastikan partainya menjadi mitra strategis pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Hal itu selaras dengan pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menyinggung hubungannya dengan Prabowo.

”Seperti apa yang disampaikan Ibu Mega di dalam HUT, bahwa Ibu mengatakan antara PDI Perjuangan dan pemerintah ini kan partnership, mitra strategis,” kata Pramono di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (12/1).

Mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP itu menegaskan, sikap yang disampaikan Megawati menunjukkan bahwa partainya akan menjaga pemerintahan Prabowo dengan baik.

”Sehingga dengan demikian, walaupun posisinya tidak di dalam kabinet secara langsung, tetapi pasti akan menjadi mitra strategis yang baik untuk ke depan membangunan Indonesia ini,” ucap Pramono.

Lebih lanjut, Pramono menyatakan, dalam negara presidensial tidak mengenal istilah oposisi. Karena itu, pihaknya menjamin bahwa PDIP akan menjadi mitra strategis dari pemerintah.

”Sebenarnya dalam sistem presidensial kita itu gak ada oposisi. Jadi kita mitra strategis lah,” tegas Pramono.

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sebelumnya membantah isu yang menyebutkan bahwa dirinya bermusuhan dengan Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI Prabowo Subianto. Menurut Megawati, hubungannya dengan Prabowo sudah terjalin lama.

”Media mikir, saya sama Pak Prabowo musuhan apa enggak, enggak, kok. Tapi saya bilang (ke Prabowo), Mas kita kan boleh dong, saya ketum, kamu ketum. Kalau kamu dibegitukan, melihat anak buah kamu dibegitukan, apa rasanya? Sebagai ketum, pasti perasaan kita sama,” ucap Megawati saat menyampaikan pidato politik dalam acara HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1).

Megawati menekankan, hubungannya dengan Prabowo terbilang akrab. Bahkan, Megawati mengklaim Prabowo menyukai masakan nasi gorengnya.

”Dia senang saya masakin nasi goreng, sudah lama. Ada yang ngomong minta nasi goreng, loh aku ae lagi mumet, banyak anak-anakku yang ga jadi. Ya gitu loh. emangnya ga boleh? Boleh, tapi prinsip aku nang kene, situ rame yang rusuhi. Kalau perlu gak ketemu,” ungkap Megawati.

Meski demikian, Megawati mengaku memang tidak mau bertemu Prabowo. Sebagai gantinya, dia mengutus kadernya untuk bertemu dengan mantan Menteri Pertahanan itu.

”Kalau aku perlu situ kan enggak perlu ketemu kok, aku bisa milih orang, sampai gitu loh. Itu namanya strategi politik. Ngono wae kok, raiso, mikir,” tandas Megawati.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore