
Siswa yang sedang mengikuti program makan bergizi gratis.
JawaPos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi diluncurkan serentak di seluruh Indonesia hari ini, Senin (6/1). Program ini menyasar siswa PAUD hingga SMA di 26 provinsi, dengan tujuan utama meningkatkan gizi generasi muda.
Salah satu menu dalam makan siang gratis ini adalah sayuran, yang kaya akan vitamin, serat, dan nutrisi penting untuk pertumbuhan anak. Tapi sayangnya, tidak semua anak menyukai sayur dan hal ini sudah menjadi rahasia umum.
Kendala seperti ini memang sudah lama jadi tantangan tersendiri bagi orang tua dan guru. Anak-anak sering kali lebih tertarik pada makanan manis atau gurih, sementara rasa sayur yang cenderung hambar sering membuat mereka enggan mengonsumsinya.
Sedangkan dikutip dari Indonesia Baik, Badan Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan konsumsi sayur dan buah sebanyak 400 gram per orang per hari.
Namun nyatanya, data dari Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa sekitar 67,5% orang Indonesia hanya mengonsumsi buah segar dan sayur 1-2 porsi per hari dalam seminggu, nilai ini sangat jauh di bawah anjuran tersebut.
Untuk mencapai tujuan ini, peran serta orang tua dan guru sangat penting. Sebagai contoh, dengan mengonsumsi sayur secara rutin di rumah atau di sekolah, anak-anak akan melihat pentingnya kebiasaan makan sehat dari orang terdekat mereka.
Selain itu, orang tua dan guru dapat berperan aktif dalam membangun kebiasaan makan sayur yang baik bagi anak-anak.
Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan agar anak lebih tertarik makan sayur dalam program makan gratis:
1. Ciptakan pengalaman positif dengan sayur
Dilansir dari siloamhospital.com, menciptakan suasana makan yang menyenangkan dapat membantu anak lebih terbuka untuk mencoba sayur. Misalnya, mengajak anak berbicara tentang manfaat sayur sambil makan dapat membuat mereka lebih tertarik.
2. Ajarkan manfaat sayur secara menarik
Memberikan pengetahuan kepada anak-anak tentang manfaat sayur bisa menjadi motivasi tersendiri. Orang tua atau guru dapat berbagi cerita sederhana atau menggunakan buku cerita bergambar yang menjelaskan tentang pentingnya makan sayur bagi tubuh.
3. Pendekatan yang sabar dan konsisten
Mengutip dari lactoclub.co.id, meskipun anak-anak mungkin tidak langsung bisa menyukai sayur, dengan terus memberikan mereka kesempatan untuk mencicipi sayur secara teratur dapat membantu anak terbiasa mengkonsumsi sayur.
Pendekatan yang sabar dan konsisten akan membuat anak-anak lebih nyaman dan mulai menyukai sayur seiring waktu.
4. Buat aktivitas makan lebih menyenangkan
Untuk meningkatkan ketertarikan anak, orang tua atau guru bisa menambahkan sentuhan kreatif pada saat makan. Misalnya, bisa dengan membuat acara makan bersama atau permainan yang mengundang anak untuk ikut menikmati makan siang bersama teman-temannya.
Permainan ringan yang melibatkan sayur bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk membuat anak-anak mencoba makanan sehat. Ini akan membantu anak mengasosiasikan makan sayur adalah sebuah kesenangan, bukan kewajiban.
Dengan cara-cara ini, meskipun anak-anak tidak bisa memilih menu mereka sendiri, mereka tetap dapat menikmati sayur dan mendapatkan manfaat gizi yang penting untuk pertumbuhan mereka.
