
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat memimpin sertija dan pelantikan pati polri termasuk Kapolda Papua Tengah dan Papua Barat Daya. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin langsung upacara kenaikan pangkat 10.548 perwira Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta Selatan pada Rabu (1/1). Berdasar keterangan resmi dari Mabes Polri pada Kamis (2/1), kenaikan pangkat lebih dari sepuluh ribu perwira Polri itu merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian mereka terhadap institusi dan masyarakat.
Merujuk data Mabes Polri, kenaikan pangkat ribuan perwira Polri itu mencakup perwira pertama, perwira menengah, dan perwira tinggi. Secara terperinci, Mabes Polri membeber bahwa ada 462 personel naik pangkat menjadi ipda, 4.358 personel menjadi iptu, 3.625 menjadi AKP, 1.080 menjadi kompol, 700 menjadi AKBP, 300 menjadi kombes, tiga menjadi irjen, dan 20 menjadi brigjen pol.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas (Divhumas) Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa kenaikan pangkat tersebut merupakan wujud apresiasi terhadap prestasi yang telah ditorehkan para anggota Polri.
”Kenaikan pangkat ini bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga sebuah amanah besar. Diharapkan, para perwira dapat terus meningkatkan dedikasi dan kinerja dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara,” kata dia.
Menurut Trunoyudo, Polri berkomitmen untuk menciptakan SDM berkualitas yang mampu menjawab tantangan tugas ke depan. Karena itu, upacara kenaikan pangkat tersebut menjadi cerminan tata kelola yang baik dalam pengelolaan SDM Polri sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus berprestasi dan berkontribusi dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Indonesia.
”Kami percaya, dengan semangat Presisi, Polri akan terus menjadi institusi yang profesional dan dipercaya masyarakat,” ujarnya.
