
The Naked Gun: From the Files of Police Squad!, salah satu film parodi yang sukses pada masanya (Dok. IMDb)
JawaPos.com - Sebagai salah satu jenis film dalam genre komedi yang lebih luas, film parodi memiliki sejarah yang tidak biasa. Film parodi telah ada hampir selama sinema itu sendiri, dengan genre ini tercatat sejak tahun 1905. Namun, dapat dikatakan bahwa butuh waktu cukup lama sebelum jenis film ini benar-benar berkembang.
Era 1970-an dan 1980-an kemungkinan besar merupakan masa keemasan bagi apa yang kini dikenal sebagai film parodi, meskipun kualitasnya sangat beragam dalam dekade-dekade setelah masa keemasan tersebut.
Meski tak dapat disangkal bahwa ada film parodi yang buruk atau mengecewakan dan jumlah film parodi yang bagus kini lebih sedikit dibandingkan dulu, setidaknya film-film lama tersebut masih ada dan tetap bisa dinikmati.
Film-film berikut ini dapat dianggap sebagai yang terbaik dalam sejarah film parodi, dan semuanya berhasil menyindir genre tertentu atau kelompok film tertentu dengan sangat baik. Daftar ini disusun kurang lebih dari yang lucu hingga yang paling lucu.
1. The Naked Gun 2½: The Smell of Fear
Meskipun tidak seikonik atau seberkesan film pertama The Naked Gun, The Naked Gun 2½: The Smell of Fear masih cukup layak ditonton sebagai sekuel film parodi.
Plotnya (meskipun tidak banyak yang peduli) memperlihatkan Frank Drebin berhadapan dengan orang-orang korup di industri energi, beraksi secara ceroboh dan tanpa sengaja menyelamatkan keadaan, tentu saja setelah menyebabkan banyak kekacauan.
Hal terbaik dari The Naked Gun 2½: The Smell of Fear mungkin adalah judulnya yang absurd, tetapi film ini juga memiliki beberapa lelucon yang cukup menghibur. Meski begitu, hanya sedikit yang mampu menyaingi momen-momen terbaik dari film pertamanya. Secara keseluruhan, ini adalah contoh dari kualitas yang sedikit menurun.
2. Kung Pow: Enter the Fist
Tak ada film lain yang mengejek sinema bela diri klasik dengan cara yang seabsurd Kung Pow: Enter the Fist. Sutradara sekaligus penulis naskah Steve Oedekerk juga menjadi pemeran utama dalam film ini, yang pada dasarnya hanya menampilkan dirinya dalam cuplikan film bela diri lama, lalu membuatnya lebih konyol dan absurd.
Beberapa elemen tambahan dalam cuplikan film lama tersebut turut memperkuat kesan tersebut, begitu pula dengan pengisian suara ulang para aktor lama yang kini mengucapkan hal-hal konyol.
Semuanya sangat bergantung pada selera humor penonton, karena Kung Pow: Enter the Fist bisa terasa menyiksa jika gaya komedinya tidak cocok dengan penonton. Namun, jika penonton tertarik dengan hal-hal konyol dan humor absurd, film ini layak ditonton karena beberapa bagiannya benar-benar lucu.
3. Robin Hood: Men in Tights
Dari semua film yang disutradarai Mel Brooks pada era 1990-an, Robin Hood: Men in Tights mungkin merupakan karya terbaiknya.
Film ini memang tidak sebanding dengan film parodi terbaiknya dari dekade-dekade sebelumnya, tetapi secara umum berhasil menjadi sindiran yang menyenangkan terhadap karakter Robin Hood, serta parodi spesifik terhadap Robin Hood: Prince of Thieves (1991) yang dibintangi Kevin Costner.
