JawaPos.com - Aktor Choi Seung Hyun boleh dibilang sudah ditinggalkan industri perfilman di Korea Selatan setelah dia melakukan perbuatan melawan hukum mengonsumsi obat-obatan terlarang, beberapa tahun silam.
Akan tetapi sutradara Hwang Dong Hyuk justru menggandengnya untuk bermain di Squid Game 2. Sang sutradara tentu punya alasan kuat kenapa menggandeng Choi Seung Hyun atau yang juga dikenal dengan nama panggung TOP itu, sebagai salah satu pemain.
Dilansir dari Allkpop, Hwang Dong Hyuk mengakui bahwa TOP memang sosok kontroversial. Namun, dia merasa Choi Seung Hyun merupakan aktor yang sangat cocok untuk digandeng sebagai salah satu pemain dalam Squid Game 2.
"Seperti yang Anda ketahui, Choi Seung Hyun terlibat dalam kontroversi ganja sekitar sembilan tahun lalu, yang membuatnya tidak mungkin untuk berpartisipasi dalam proyek apa pun di Korea. Squid Game 2 adalah kembalinya dia ke dunia akting setelah jeda yang lama," kata sang sutradara.
Hwang Dong Hyuk menggandeng Choi Seung Hyun karena merasa karakter yang dimainkannya punya kemiripan dengan apa yang dialami sang rapper dalam kehidupan pribadinya.
"Dia memainkan karakter yang merupakan seorang rapper dan pengguna narkoba. Dalam beberapa hal, saya pikir Choi Seung Hyun pasti membutuhkan banyak keberanian untuk mengambil peran ini, terutama karena karakter tersebut memiliki banyak kesamaan negatif dengan pengalaman pribadinya. Saya yakin dibutuhkan banyak keberanian untuk memerankan karakter tersebut," ungkapnya.
Diketahui, TOP sempat terkena kasus hukum akibat penyalahgunaan ganja. Dia pun dijatuhi hukuman 10 bulan penjara dengan hukuman percobaan dua tahun pada tahun 2017 silam.
Setelah itu, TOP meninggalkan BIG BANG dan menghentikan karier aktingnya. Saat itu, TOP menyatakan bahwa dia tidak berniat kembali ke industri hiburan. Namun, kembalinya ia ke dunia perfilman lewat Squid Game 2 yang ditunggu-tunggu secara global juga memicu kontroversi yang cukup besar.
Reaksi publik terhadap pemilihan TOP sebagian besar negatif. Namun, Sutradara Hwang menyoroti bakat akting TOP.
"Saya menyimpulkan bahwa satu-satunya cara untuk menunjukkan mengapa proyek ini perlu dilakukan dengan aktor ini adalah melalui hasilnya sendiri. Itulah sebabnya saya memutuskan untuk melanjutkan tanpa membatalkan keputusan," tandasnya.