
Ilustrasi jeruk mandarin. (Andrey Safonov/pexels.com)
JawaPos.com - Selain hidangan keberuntungan, buah-buahan dan bunga juga memegang peranan penting dalam perayaan Tahun Baru Imlek.
Buah-buahan, dalam tradisi Imlek memiliki makna simbolis yang dalam, di mana mereka diyakini membawa keberuntungan dan melambangkan harapan-harapan baik untuk tahun yang baru.
Setiap jenis buah mempunyai arti tersendiri yang berhubungan dengan keberuntungan, kemakmuran, dan kebahagiaan, sehingga menjadikannya elemen yang sangat dihargai dalam perayaan tersebut.
Dikutip dari chinahighlights.com, berikut beberapa buah dalam perayaan imlek yang dipercaya akan membawa keberuntungan di tahun 2025, salah satunya jeruk mandarin.
1. Jeruk mandarin
Pohon kumquat atau jeruk mandarin merupakan salah satu tanaman yang sangat populer untuk dipajang selama perayaan Tahun Baru Imlek, terutama di daerah-daerah yang menggunakan bahasa Kanton di Tiongkok Selatan, seperti Hong Kong, Makau, Guangdong, dan Guangxi.
Menempatkan pohon kumquat di rumah diyakini melambangkan harapan akan kemakmuran dan keberuntungan di tahun yang baru. Dalam bahasa Kanton dan Mandarin, nama pohon ini terdengar mirip dengan kata yang berarti keberuntungan, sehingga menambah makna simbolisnya dalam perayaan tersebut.
2. Pamelo
Buah pamelo, baik yang masih hijau maupun yang sudah matang berwarna kuning merupakan buah yang punya makna penting selama perayaan Tahun Baru Imlek. Jeruk bali ini sering digunakan dalam masakan menjelang tahun baru, tepat sebelum musim buahnya tiba. Selain itu, buah pamelo juga dipercaya membawa keberuntungan bagi keluarga.
Di banyak rumah, biasanya terdapat kebiasaan menghias rumah dengan satu buah pamelo atau bahkan sepasang buah pamelo. Memilih sepasang buah dianggap lebih baik sebab sesuai dengan pepatah yang mengatakan bahwa "semua hal baik datang berpasangan." Buah ini tidak hanya melambangkan keberuntungan, namun juga simbol persatuan dan keharmonisan dalam keluarga.
3. Apel
Dalam tradisi budaya Tiongkok, apel memiliki makna simbolis yang mendalam, terutama karena pelafalan kata untuk apel, yakni "ping guo" mirip dengan kata "ping" yang berarti kedamaian atau ketenangan. Maka dari itu, apel dianggap sebagai simbol harapan untuk mencapai kedamaian dalam hidup.
Apel menjadi buah yang penuh makna, terutama selama perayaan-perayaan penting seperti Tahun Baru Imlek, sebagai lambang harapan akan kedamaian yang berkelanjutan. Selain itu, warna apel juga membawa makna simbolis yang berbeda. Apel hijau, misalnya, melambangkan uang dan keberuntungan finansial, menunjukkan harapan dalam kelimpahan dalam hal materi.
Sementara itu, apel merah melambangkan kemakmuran, kelimpahan, dan pertumbuhan yang berkelanjutan. Kombinasi makna ini menjadikan apel sebagai buah yang sangat dihargai dalam budaya Tiongkok, di mana setiap detail, mulai dari bentuk hingga warna, dipenuhi dengan harapan positif demi masa depan yang lebih baik.
4. Jeruk
