Logo JawaPos
Author avatar - Image
23 Januari 2025, 02.38 WIB

Pencari Kerja Merapat, Ini 5 Hal di Media Sosial yang Jangan Sampai Kamu Posting dan Dilihat Perusahaan!

Ilustrasi pencari kerja - Image

Ilustrasi pencari kerja

JawaPos.com - Sebagai pencari kerja, kamu mungkin menghabiskan waktu berjam-jam dalam sehari untuk mencari pekerjaan. Kamu bisa melakukan berbagai usaha demi memoles diri dan mendapatkan atensi dari perusahaan.

Kamu bisa menyusun CV sebagus mungkin, mengikuti berbagai pelatihan untuk menambah nilai di mata perusahaan, belajar bahasa baru, dan masih banyak lagi kegiatan yang dilakukan.

Berbagai usaha tersebut tentu dilakukan demi mendapatkan impresi yang baik dengan harapan perusahaan mau menerima kamu sebagai karyawan. Namun, ada satu hal yang mungkin luput dari perhatian soal memoles diri.

Salah satu aspek yang juga tidak jarang di cek oleh HRD atau perusahaan adalah media sosial pelamar.

Ada beberapa pekerjaan yang memang mengharuskan untuk background checking hingga ke dunia maya.

Sebagai pencari kerja kamu perlu tahu apa-apa yang tidak seharusnya di posting ketika kamu sedang mencari kerja.

Dilansir dari Community Action Suffolk dan Atrium Staff, berikut ini merupakan 5 hal yang jangan sampai kamu posting dan dilihat perusahaan sebagai pencari kerja:

1. Candaan Berlebihan

Hal pertama yang tidak boleh kamu posting di media sosial sebagai pencari kerja adalah candaan berlebihan. Kamu mungkin punya candaan khusus dalam tongkrongan yang lucu khusus kamu dan teman kamu. Namun, hal itu tentu tidka bisa dijadikan konsumsi publik.

Ada beberapa candaan yang hanya bisa diterima oleh sesama teman bukannya ruang publik yang bebas. Kamu harus mencegah diri untuk posting candaan berlebihan yang kamu pikir lucu namun tidak bagi sebagian yang lain.

Hindari juga untuk memasang atau menggunakan nama-nama aneh sebagai profil media sosial kamu. Kamu bisa saja menggunakan nama yang aneh atau unik sebagai bagian dari inside joke kamu dan teman kamu.

2. Foto Konotasi Negatif

Hal kedua yang tidak bisa kamu posting di media sosial adalah foto berlebihan dengan konotasi negatif. Ada beberapa foto yang seharusnya tidak ada di media sosial utama kamu.

Kamu mungkin memiliki beberapa foto dengan pakaian berlebih, berada di tempat bersenang-senang dan masih banyak lagi. Akan lebih baik jika kamu memposting hal semacam itu di akun provat atau akun bersama teman-teman.

Untuk media sosial yang kemungkinan besar akan dilihat HRD atau eprusahaan, kamu bsia tetap mempertahankan citra profesional dengan posting keseharian dan foto pada umumnya.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore