
Ilustrasi orang introvert.
JawaPos.com - Sebagian masyarakat sering kali memiliki stigma negatif terhadap introvert, mereka dikira sebagai orang pemalu, antisosial, dan mementingkan dirinya sendiri.
Mengutip dari laman Alodokter, sebetulnya mereka yang kepribadian introvert itu lebih senang menyendiri untuk mengumpulkan energi sosialnya, merasa lebih nyaman berfokus pada batin serta pikiran sendiri, dan senang menghabiskan waktu dengan satu atau dua orang saja.
Jadi belum tentu diantara mereka ini benar-benar menghindari kumpulan sosial, hanya saja mereka akan sedikit terkuras ketika berada di keramaian. Tapi perlu ditekankan bahwa introvert ini bukan sejenis gangguan mental.
Dilansir dari laman Your Tango pada (16/01) inilah 7 alasan menjadi introvert adalah kebahagiaan sejati bagi masyarakat modern, begini penjelasan menurut psikologi:
1. Memiliki pemikiran kreatif
Seperti yang dikatakan Albert Einstein, "Kehidupan yang tenang dan monoton akan merangsang pikiran kreatif." Jika ekstrovert mengandalkan rangsangan dari luar, introvert lebih menyukai dunia batin berupa fantasi dan imajinasi.
Dengan imajinasi sebagai tempat lahirnya semua karya seni yang hebat, masuk akal jika banyak penulis, artis, atlet, dan seniman kita yang paling berbakat cenderung ke arah introvert.
Steve Martin, Meryl Streep, Shonda Rhimes, J.K. Rowling, dan Steven Spielberg hanyalah contoh kecil dari introvert terkenal yang telah membuat dunia menjadi tempat yang lebih berwarna melalui bakat dan bakat artistik mereka.
2. Mereka dapat fokus dan berpikir out of the box
Meskipun sebagian besar introvert tidak keberatan memberikan sorotan dan menjadi pengamat diam dalam kelompok, bukan berarti mereka tidak ingin diakui.
Menurut Olsen-Laney, introvert diarahkan pada pembelajaran dan keahlian yang intens karena jalur otak dominan yang mereka gunakan memungkinkan untuk fokus dan berpikir kritis tentang berbagai hal untuk sementara waktu.
3. Mereka berpikir di luar dugaan
Berbeda dari kebanyakan ekstrovert yang fokus pada hal-hal lahiriah, kaum introvert biasanya tidak peduli untuk mematuhi peraturan masyarakat, dan lebih memilih untuk membuat aturan sendiri. Pikiran seorang introvert adalah lahan subur bagi berkembangnya ide-ide inovatif.
Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan Steve Wozniak tentu saja merupakan contohnya. Jadi, pada dasarnya, tanpa introvert, kita tidak akan memiliki Microsoft, Facebook, atau setengah dari Apple.
4. Mereka sangat peka terhadap perasaan orang lain
