Logo JawaPos
Author avatar - Image
16 Januari 2025, 17.28 WIB

5 Skenario Kehidupan yang Membuktikan Karakter Asli Seseorang Terungkap Menurut Psikologi, Punya Kekuasaan Salah Satunya

5 skenario kehidupan yang mengungkap karakter asli seseorang. (freepik) - Image

5 skenario kehidupan yang mengungkap karakter asli seseorang. (freepik)

JawaPos.com – Pada dasarnya memang tidak bisa dipungkiri bahwa hidup bisa menjadi bisnis yang rumit. Artinya kita semua ingin percaya bahwa kita adalah seorang penilai karakter yang baik namun kita juga sering salah.

Lantas bagaimana caranya agar kita tidak salah dalam menilai karakter asli seseorang? Pasalnya karakter asli ini bisa menjadi pedoman kita dalam urusan kehidupan selanjutnya mulai dari bisnis hingga persahabatan.

Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas 5 skenario kehidupan yang bisa membuktikan karakter asli seseorang yang didukung oleh studi psikologis sebagaimana dilansir dari laman Global English Editing, Kamis (16/1) :

1. Pada saat Krisis

Psikologi sering menunjukkan bahwa selama krisis, karakter asli seseorang terungkap secara jelas. Pasalnya orang kerap bersikap tenang dan stabil saat berada di dalam keadaan yang baik.

Namun akan berbeda cerita ketika mereka mengalami masa krisis. Selama krisis, baik itu tragedi pribadi atau pandemi global maka semua kepura-puraan akan sirna dan lenyap.

Selain itu, ketika krisis juga menimbulkan tekanan meningkat dan tiba-tiba sehingga tidak ada yang bisa disembunyikan dari jati diri kita yang sebenarnya.

Menariknya ada sebuah pepatah lama yang berbunyi “Kesulitan tidak membentuk karakter tetapi justru mengungkapkannya”.

2. Ketika Dihadapkan pada Dilema Moral

Menurut psikologi, persimpangan moral bisa benar-benar menguji dan mengungkapkan karakter seseorang.

Perkembangan moral sendiri diartikan sebagai proses dimana individu mengembangkan sikap dan perilaku yang tepat terhadap orang lain dalam masyarakat, berdasarkan norma, aturan dan hukum sosial dan budaya.

Pada saat ini, kita cenderung harus menggali lebih dalam dan memutuskan siapa diri kita. Ketika kita memilih untuk berdiri meskipun itu tidak nyaman dan berisiko maka keputusan itu tidak hanya menunjukkan karakter kita kepada orang lain tetapi juga kepada diri sendiri.

3. Saat Diberi Kekuasaan

Dinamika kekuasaan bisa menjadi rumit dan hal itu mengungkap banyak hal tentang karakter seseorang. Pasalnya saat orang mempunyai kekuasaan maka mereka cenderung mempunyai gaya kepemimpinan masing-masing.

Ada seseorang yang memilih untuk bersikap dominan dan tegas namun adakalanya ada yang memimpin dengan empati dan pengertian. Intinya dalam posisi berkuasa, karakter sejati seseorang tidak tersembunyi di balik topeng ketundukan atau ketakutan.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore