Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Januari 2025, 00.54 WIB

Lakukan 7 Perubahan Hidup Ini guna Mengatasi Stres dan Depresi yang Mengganggu Kesehatan Mental

Ilustrasi orang dengan gangguan stres dan depresi (Engin Akyurt/pexels.com) - Image

Ilustrasi orang dengan gangguan stres dan depresi (Engin Akyurt/pexels.com)

JawaPos.com - Stres sering dihubungkan dengan emosi negatif, namun tidak semua stres buruk. Beberapa jenis stres, seperti yang muncul saat memulai hubungan atau pekerjaan baru, dapat memicu kegembiraan dan motivasi agar mencapai lebih banyak hal. Stres ini membantumu bersiap menghadapi tantangan atau situasi berbahaya. Stres yang positif bersifat sementara dan akan hilang setelah situasi berlalu.

Sayangnya, stres jangka panjang bisa memberi beban fisik dan emosional, berisiko mengakibatkan depresi, gangguan suasana hati, serta mengganggu tidur, pola makan, dan konsentrasi. Melansir webmd.com, berikut beberapa perubahan hidup ini guna mengatasi stres dan depresi yang mengganggu kesehatan mental.

1. Olahraga

Melakukan aktivitas fisik selama 30 menit setiap hari, lima hari dalam seminggu, sudah cukup dalam memberikan perubahan yang signifikan bagi kesehatanmu. Aktivitas seperti yoga dan tai chi yang fokus pada gerakan lambat dan pernapasan, sangat bermanfaat dalam meredakan stres.

Kedua jenis latihan ini tidak hanya membantu tubuh menjadi lebih kuat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi pikiran menjadi rileks dan mengurangi ketegangan yang mungkin dirasakan. Dengan meluangkan waktu untuk aktivitas seperti ini secara rutin, kamu bisa merasakan manfaat dalam hal kesejahteraan fisik dan mental.

2. Hindari makan atau minum berlebihan

Meskipun tindakan ini mungkin memberimu rasa lega sementara, pada kenyataannya hal itu tidak menyelesaikan masalah yang ada. Selain mampu berdampak negatif bagi kesehatan fisik, kebiasaan ini juga bisa meningkatkan rasa bersalah dan memperburuk perasaanmu terhadap diri sendiri.

3. Batasi kafein

Mengonsumsi kafein dalam jumlah yang berlebihan dapat memperburuk kondisi stres yang dialami dan bahkan meningkatkan tingkat kecemasan serta ketegangan dalam tubuh. Kafein memberikan dorongan energi sementara, lalu bisa merangsang sistem saraf secara berlebihan, sehingga membuatmu merasa lebih tertekan atau cemas.

Oleh sebab itu, jika kamu merasa stres, ada baiknya untuk mulai mengurangi konsumsi kafein, seperti kopi, soda, atau minuman lainnya yang mengandung kafein. Dengan mengurangi asupan tersebut, kamu dapat membantu tubuh dan pikiranmu menjadi lebih tenang dan mengurangi dampak stres yang dirasakan.

4. Berhenti merokok

Banyak orang percaya bahwa merokok bisa menjadi cara dalam mengurangi stres, namun ini merupakan mitos yang umum diketahui. Walaupun nikotin dalam rokok mampu memberikan rasa rileks dengan cepat, namun efek tersebut hanya bersifat sementara.

Setelah perasaan tenang tersebut hilang, perasaan stres sering kembali, bahkan bisa meningkat sebab dorongan merokok lagi atau gejala yang muncul ketika berhenti merokok. Pada akhirnya, merokok bukanlah solusi yang efektif mengatasi stres, tetapi malah dapat memperburuk kondisi tersebut pada jangka panjang.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore