
Ilustrasi mereka yang sering bangun dalam keadaan lelah cenderung menunjukkan delapan kebiasaan tidur khusus ini yang seringkali tanpa mereka sadari./Pexels.
JawaPos.com - Beberapa orang merasakan perasaan lelah terus menerus saat bangun tidur yang menandakan kelelahan tersebut bukan hanya disebabkan oleh kurang tidur. Salah satunya bisa disebabkan oleh kebiasaan tidur yang kurang tepat.
Tubuh manusia adalah mesin yang rumit dan mengamati tanda-tanda halusnya bisa memerlukan perhatian ekstra. Namun, beberapa orang tertentu memiliki kemampuan luar biasa untuk mengenali tanda-tanda ini.
Dilansir dari Hackspirit, mereka yang sering bangun dalam keadaan lelah cenderung menunjukkan delapan kebiasaan tidur khusus ini yang seringkali tanpa mereka sadari.
1. Waktu menonton layar di malam hari
Ini adalah kejadian umum bagi sebagian orang. Kita terjebak dalam perangkap handphone atau layar dan percaya bahwa kita sedang bersantai atau menenangkan diri, padahal kenyataannya, kita melakukan hal yang sebaliknya.
Layar memancarkan jenis cahaya yang dapat menipu otak hingga berpikir bahwa saat itu masih siang hari. Hal ini akan membingungkan jam internal dan membuat kita lebih sulit untuk tertidur.
Orang-orang yang sering terbangun dalam keadaan lesu biasanya memiliki kebiasaan menghabiskan waktu bersama handphone atau perangkat layar lainnya tepat sebelum tidur.
Mereka bahkan tidak menyadari bahwa kebiasaan yang tampaknya tidak berbahaya ini sebenarnya adalah salah satu alasan mengapa mereka tidak mendapatkan kualitas tidur yang mereka butuhkan.
2. Jadwal tidur yang tidak konsisten
Meskipun mereka tahu pentingnya memiliki jadwal tidur yang konsisten, ada hari-hari di mana mereka menyerah pada godaan untuk begadang hanya untuk menyelesaikan episode terakhir dari serial favoritnya atau untuk membaca satu bab lagi dari buku yang memikat.
Masalah dengan kebiasaan tidur dapat mengacaukan jam internal tubuh kita, atau yang oleh para ilmuwan disebut ritme sirkadian. Jam internal ini membutuhkan konsistensi yang akan berkembang karena rutinitas.
Orang yang sering merasa lelah di pagi hari biasanya memiliki kebiasaan jadwal tidur yang tidak konsisten. Saat jadwal tidur berantakan, tubuh kita harus membayar harganya di pagi hari melalui perasaan lelah.
3. Mengonsumsi kafein di sore hari
Meskipun secangkir kopi sore atau teh sore hari mungkin tampak seperti ide bagus untuk membuat tubuh tetap bertenaga, hal itu bisa menjadi penyebab kelesuan di pagi hari. Kafein adalah zat psikoaktif yang paling banyak dikonsumsi di dunia dan dapat bertahan dalam sistem tubuh hingga 8 jam.
Ini artinya jika kita minum secangkir kopi setelah sore hari, hal itu dapat sangat mengganggu tidur. Orang-orang yang sering bangun dalam keadaan lesu cenderung memiliki kebiasaan mengonsumsi kafein di sore hari, tanpa menyadari hal itu mengganggu kualitas tidur mereka.
