
Ilustrasi wawancara kerja (freepik/yanalya)
JawaPos.com - Mempersiapkan diri untuk wawancara kerja adalah proses holistik di mana Anda memutuskan apa yang akan Anda kenakan? Apa yang harus Anda tanyakan? Bagaimana cara menjawab pertanyaan yang paling sering diajukan selama wawancara?
Sama pentingnya untuk melatih kemampuan Anda agar terlihat menonjol dalam wawancara, sama pentingnya untuk mempersiapkan diri Anda tentang bagaimana Anda akan menampilkan diri. Di sinilah bahasa tubuh berperan.
Bahasa tubuh merupakan bagian penting dari pengembangan kepribadian. Bahasa tubuh merupakan komunikasi non-verbal yang akan dibaca oleh pewawancara melalui gerakan tangan, ekspresi wajah, postur tubuh, gerakan mata, dan lain-lain.
Meskipun Anda menjawab semua pertanyaan tetapi postur tubuh Anda menunjukkan sisi lain dari diri Anda, peluang untuk diterima menjadi rendah.
Dilansir JawaPos.com dari laman Jagran Josh, Minggu (12/1), berikut kiat-kiat kepribadian yang berharga untuk Anda menghadapi wawancara dengan baik.
1. Jabat tangan lemah dan kurangnya kontak mata
Jabat tangan yang kuat dan baik merupakan salah satu isyarat bahasa tubuh yang paling kuat dan positif. Jika tangan Anda dingin dan berkeringat, hal ini dapat dianggap sebagai isyarat yang buruk. Jabat tangan yang lemah disebut sebagai jabat tangan ikan basah.
Seseorang harus menghindari jabat tangan yang lemah atau jabat tangan yang terlalu kuat. Jabat tangan yang cukup kuat dan kuat di mana Anda mencoba menyamai kekuatan jabat tangan pewawancara agar tampak percaya diri dan terkendali.
Kurangnya kontak mata adalah kesalahan bahasa tubuh lain yang harus dihindari selama wawancara. Anda tidak boleh melihat ke tempat lain di ruangan atau ke kaki Anda saat menjawab pertanyaan. Lakukan kontak mata langsung dengan pewawancara untuk membangun koneksi dan hubungan baik.
2. Postur duduk yang buruk
Membungkuk adalah hal yang sangat tidak boleh dilakukan. Anda harus sadar diri selama wawancara dengan menjaga punggung tetap tegak, dagu terangkat, dan duduk dengan penuh perhatian di kursi Anda.
Hal ini akan membantu Anda merasa percaya diri dari dalam. Penelitian telah menunjukkan bahwa pewawancara dapat menilai keterampilan kepemimpinan Anda berdasarkan apakah Anda duduk dengan punggung yang kuat dan tegak.
Bersandar atau membungkuk di kursi akan membuat Anda seperti seseorang yang mudah stres dalam situasi yang membutuhkan kekuatan. Jika Anda berdiri saat menjawab pertanyaan, pastikan Anda tidak menyilangkan kaki.
Itu akan membuat Anda terlihat defensif dan tidak tertarik serta seseorang yang menentang otoritas. Membungkuk pasti akan membuat Anda merasa kurang mampu untuk peran tersebut dan menyebabkan kurangnya rasa percaya diri.
3. Lengan bersilangkan
