Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Januari 2025, 23.30 WIB

Tak Selalu Bermakna Negatif, Ini 9 Alasan Mengapa  Marah itu Baik bagi Kesehatan Mental dan Fisik

Ilustrasi orang yang sedang marah. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang yang sedang marah. (Pexels)

JawaPos.com – Kemarahan sering dianggap negatif dibandingkan emosi positif seperti kebahagiaan dan harapan.

Sebagian karena faktor sosial, budaya, dan agama, serta dampaknya yang merusak seperti agresi dan kekerasan. Banyak yang beranggapan bahwa kita akan lebih baik tanpa kemarahan.

Namun, semakin banyak ilmuwan, termasuk psikolog dan profesional kesehatan mental yang mulai melihat pentingnya kemarahan sebagai emosi.

Dikutip dari goodtherapy.org, berikut ini beberapa alasan mengapa marah itu baik bagi kesehatan mental dan fisik, sebab tidak selalu bermakna negatif.

  1. Meningkatkan kelangsungan hidup

Emosi berkembang sebagai mekanisme menjaga keselamatan kita. Salah satunya adalah respons melawan yang muncul dari kemarahan, sebuah emosi yang berevolusi dalam membantu kita mempertahankan diri dari ancaman atau bahaya.

Kemarahan berakar dalam kebutuhan dasar kita untuk bertahan hidup dan melindungi diri dari agresi. Emosi ini membuat kita menjadi lebih waspada terhadap potensi ancaman, sekaligus meningkatkan fokus kita.

Saat dihadapkan pada ancaman atau serangan dari predator, kemarahan secara otomatis akan muncul, mendorong kita guna melawan dan mengambil tindakan cepat serta tegas demi melindungi diri.

  1. Bisa menenangkan

Ketika kamu marah, maka kamu tidak hanya merasakan rasa sakit secara fisik tetapi juga emosional. Ketegangan fisik dan emosional ini memicu kemarahan yang kemudian mendorong dirimu untuk melakukan sesuatu.

Dalam hal ini, kemarahan berfungsi untuk membantumu mengatasi stres dengan cara melepaskan ketegangan dalam tubuh, sehingga menenangkan sarafmu. Inilah sebabnya mengapa setelah marah, kamu sering merasa lebih tenang karena proses pelepasan ketegangan tersebut.

  1. Memberi rasa kontrol

Kemarahan berhubungan dengan kebutuhan mendalam untuk memiliki kendali. Emosi ini melindungi apa yang kita anggap sebagai milik kita, membantu kita merasa mengendalikan situasi daripada merasa tak berdaya.

Tujuan kemarahan adalah guna menciptakan kerugian atau menghalangi keuntungan bagi orang lain demi meningkatkan kesejahteraan kita.

Mereka yang dapat merasakan dan mengekspresikan kemarahan mereka dengan cara yang tepat berada dalam posisi yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan mereka dan mengendalikan takdir mereka, dibandingkan dengan mereka yang menekan kemarahan.

Namun, kamu perlu tetap berhati-hati agar kita tidak terjebak dalam perasaan berkuasa yang mungkin ditimbulkan oleh kemarahan.

  1. Memotivasi guna memecahkan masalah

Kemarahan sering muncul saat kita merasa ada yang salah atau tidak berjalan sesuai harapan. Ketika sesuatu perlu diubah atau diperbaiki, kemarahan mendorong kita dalam bertindak dan mencari solusi atas masalah yang kita hadapi.

Emosi ini biasanya muncul saat kita dihadapkan pada hambatan atau orang yang menghalangi pemenuhan kebutuhan kita.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore