
Ilustrasi orang yang sukses saat masih lajang.
JawaPos.com - Ada orang yang sukses ketika dia sudah menikah lalu berkeluarga, ada pula yang sudah sukses saat masih lajang. Kehebatan mereka patut diapresiasi karena memiliki keunikannya masing-masing.
Dikutip dari laman Psychology Today, sebagian masyarakat memiliki stereotip terhadap orang yang masih lajang. Mereka dicap kesepian dan tidak bisa melampiaskan hasratnya karena belum ada ikatan pernikahan.
Maka dari itu, masyarakat Indonesia juga kerap melakukan hal yang sama. Di saat ada orang lajang belum menikah itu sering dipandang menyedihkan dan kehidupannya belum sempurna.
Padahal menurut penelitian bahwa orang yang masih lajang cenderung lebih banyak jaringan sosial dan lebih sehat karena selalu meluangkan waktu untuk berolahraga serta merawat diri.
Dilansir dari laman Small Biz Technology pada (07/01) orang yang sukses saat ia masih lajang, biasanya menerapkan 8 kebiasaan sehari-hari ini :
1. Menerima kesendirian
Kebiasaan pertama dari mereka yang berhasil dalam masa lajang adalah kemampuan mereka untuk benar-benar menerima kesendirian. Ini tidak berarti mereka penyendiri, itu hanya menikmati kebersamaan dengan diri sendiri.
Sendirian tidak sama dengan kesepian. Bagi mereka ini, kesendirian adalah tempat kenyamanan dan penemuan diri, serta menikmati saat-saat tenang untuk memulihkan tenaga.
2. Memupuk hubungan sosial yang kuat
Meskipun menghargai waktu sendirian, para lajang yang berkembang juga memahami pentingnya menjaga hubungan sosial yang kuat. Mereka secara konsisten terlibat dengan komunitas, teman, keluarga, dan bahkan mencari kenalan baru.
Orang-orang ini cenderung memiliki kehidupan sosial yang kaya dan beragam. Mereka memiliki kebebasan dan fleksibilitas untuk memelihara hubungan dengan cara mereka sendiri.
Menjadi lajang bukan berarti selalu sendirian, bahkan memiliki lebih banyak peluang untuk membangun koneksi dengan siapapun dan dimanapun.
3. Melatih mindfulness
Salah satu kebiasaan yang dimiliki oleh para lajang yang sedang berkembang adalah praktik mindfulness. Mindfulness adalah tentang hadir sepenuhnya pada saat ini, mengakui dan menerima perasaan, pikiran, dan sensasi tubuh.
Studi menunjukkan bahwa mindfulness dapat secara signifikan mengurangi stres dan kecemasan sekaligus meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan hidup. Ini bukan hanya tentang meditasi atau yoga, melainkan meluangkan waktu sejenak untuk bernapas dan benar-benar menikmati momen masa kini.
