
Ilustrasi ibu hamil. (Freepik/jcomp)
JawaPos.com–Setiap orang tua pasti ingin memiliki bayi yang sehat dan cerdas, hingga mereka melakukan segala cara sejak dalam kandungan. Dari mulai melakukan metode yang dianjurkan dokter, hingga mengonsumsi makanan dan minuman serta suplemen pendukung.
Dilansir dari website Amandeep Hospital, ada beberapa cara dan metode tertentu yang bisa meningkatkan kecerdasan dan kesehatan otak bayi sejak dalam kandungan.
Membacakan cerita untuk bayi yang masih dalam kandungan akan membantu meningkatkan kesehatan otak mereka dan mengembangkan ikatan dengan sang ibu. Perkembangan bahasa dimulai sejak dalam kandungan, dan pada trimester ketiga, anak yang belum lahir dapat menyimpan suara-suara yang sering mereka dengar dalam ingatan.
Orang tua terutama ibu hamil diharapkan bisa mengendalikan pola makan yang bergizi dan sehat demi kesehatan otak calon bayinya. Pertumbuhan sel-sel otak bayi sangat dipengaruhi oleh makanan dan suplemen yang dikonsumsi oleh ibu, dan ayah juga bisa berperan dengan menyediakan dan mengingatkan para bunda.
Zat kimia yang memberikan rasa senang yang dihasilkan selama berolahraga dibawa ke bayi melalui plasenta dan dapat bertahan di sana selama beberapa jam. Selain itu, olahraga memperlancar aliran darah ke seluruh tubuh, terutama ke rahim, hasilnya perkembangan bayi pun menjadi lebih cepat.
Musik yang indah dapat menenangkan saraf otak dan meningkatkan suasana hati ibu, lalu secara langsung memengaruhi kesehatan bayi. Ketika bayi mendengar musik yang sama setelah lahir, mereka mengingat dan mengalami semua emosi indah yang terkait dengannya.
Mendapatkan vitamin alami sangat penting bagi tubuh dan menjaga suasana hati tetap ceria serta bahagia yang secara langsung memengaruhi bayi. Salah satunya vitamin D dari matahari yang sebagian besar dibutuhkan manusia untuk membentuk tulang yang kuat dan sehat. Selain penting untuk perkembangan jantung dan tulang bayi yang sehat, kekurangan vitamin D pada wanita hamil juga dapat dikaitkan dengan autisme.
Memijat perut membuat bayi rileks dan menenangkan pikirannya karena bayi menikmati pijatan dan sensitif terhadap sentuhan, terutama sentuhan ibu. Bayi akan merasakan sentuhan sejak sekitar minggu kedua puluh, dan memijat pelan serta mengelus perut akan menenangkan sistem sarafnya.
