
Ilustrasi orang dominan (Andrea Piacquadio/pexels.com)
JawaPos.com - Hampir setiap tim memiliki setidaknya satu anggota dengan kepribadian dominan yang berfokus pada kemenangan, kompetisi, dan pencapaian.
Meski mereka sering terlihat percaya diri dan berwibawa, kepribadian dominan juga bisa keras kepala, agresif, dan terlalu langsung.
Sayangnya, walau kamu cenderung lebih baik hati dan peduli, maka cobalah belajar beradaptasi dengan kepribadian yang berbeda, termasuk tipe dominan, agar bisa sukses di lingkungan kerja.
Mengutip psychologytoday.com, berikut beberapa cara menghadapi orang dengan kepribadian dominan agar tidak mudah dikendalikan olehnya.
1. Fokus pada fakta dan kenyataan
Tipe kepribadian dominan umumnya sangat berorientasi pada tugas dan hasil. Mereka cenderung lebih memperhatikan hasil yang tercapai dibandingkan proses yang dilalui untuk mencapainya.
Ketika berkomunikasi dengan mereka, sebaiknya kamu fokus pada fakta-fakta yang jelas dan bisa dibuktikan, bukan berbicara secara abstrak atau mendalam tentang berbagai kemungkinan.
Mereka lebih menghargai saran yang langsung dan jelas daripada diskusi panjang. Ketika mengajukan ide, fokuskan pada dampaknya terhadap hasil konkret, seperti peningkatan laba bersih, dan manfaat yang dapat diperoleh dalam waktu tertentu. Ini akan lebih menarik perhatian mereka sebab menunjukkan hasil yang terukur.
2. Hindari basa-basi
Tipe kepribadian dominan mengutamakan urgensi dan efisiensi. Mereka lebih suka komunikasi yang langsung ke inti tanpa basa-basi.
Hindari pertanyaan seperti "Apa kabar?" di awal email dan langsung sampaikan agenda rapat tanpa banyak candaan.
Jangan sia-siakan waktu mereka dengan mengulang-ulang cerita atau menyampaikan detail yang tidak relevan.
Mulailah dengan menyampaikan pesan utama dan segera lanjutkan ke inti permasalahan tanpa berbelit-belit.
Dengan cara ini, kamu akan menunjukkan penghargaan terhadap waktu mereka dan menjaga percakapan tetap produktif.
3. Berikan kebebasan
