
Ilustrasi Remaja Narsis (freepik/rawpixel.com).
JawaPos.Com- Kepribadian Narsistik masuk ke dalam salah satu gangguan kepribadian atau mental. Penderita gangguan ini akan memiliki sifat narsis dan sering kali merasa lebih hebat serta kurang berempati terhadap orang lain. Namun bila di kritik mereka merasa amat sennsitif dan mudah terluka sehingga mengakibatkan mereka akan agresif dan defensif ketika mereka sedang di kritik oleh orang lain.
Seseorang memiliki kepribadian narsis terlihat ketika mereka menginjak masa remaja, atau awal menuju usia dewasa. Berikut beberapa gejala awal gangguan kepribadian narsistik Halodoc.com dan sumber-sumber lainnya:
Dan masih banyak lagi gejala-gejala yang ditunjukan bagi mereka yang memiliki kepribadian narsistik. Jika seseorang menunjukkan gejala gangguan kepribadian narsistik, bukan berarti ia pasti mengidap gangguan kepribadian ini. Kondisi ini membutuhkan berbagai pemeriksaan dan tes Psikologi yang mesti dilakukan oleh Ahlinya untuk mendiagnosis narsisme.
Hingga saat ini penyebab pasti dari gangguan kepribadian ini belum diketahui secara pasti. Namun, menurut para Pakar Ahli Kesehatan Mental , gangguan ini dipercaya hasil dari faktor Interaksi sosial, Psikologis, dan Genetik. Disamping itu pola asuh juga sangat berpengaruh dan bisa memicu munculnya narsisme.
Gangguan kepribadian ini lebih banyak diidap oleh pria ketimbang wanita, dan akan berdampak pada masalah dalam hidup mereka. Sebab kepribadian ini bisa berdampak pada sekolah, pekerjaan, hubungan dengan pasangan, dan kehidupan sosial lainnya
Sampai kini belum ada pengobatan yang bisa menyembuhkan gangguan kepribadian narsistik. Namun, Konseling dan Psikoterapi bisa membantu pengidapnya untuk menjalani hidup dengan lebih baik.
