
Ilustrasi Gen Z si paling mental strawberry. (Freepik)
JawaPos.com - Mayoritas Generasi Z (Gen Z) sering dikritik bermental strawberry bahkan ada julukan strawberry generation untuk Gen Z.
Generasi Strawberry merupakan istilah yang mengibaratkan Gen Z sebagai generasi yang sangat kreatif dengan ide luar biasa, tetapi memiliki mental lemah.
Persis seperti bentuk luar dari strawberry yang indah, tetapi sangat lunak di dalam bahkan dengan sekali tekanan bisa dihancurkan.
Karena itulah dengan menerapkan growth mindset akan membuat mental Gen Z menjadi lebih kuat dan tahan banting.
Dilansir dari JawaPos.com dari laman YourTango pada pada Kamis (2/1), berikut enam prinsip growth mindset yang dapat dilakukan oleh Gen Z agar bermental baja. Cek apa saja!
1. Keluar dari zona nyaman
Tidak bisa dimungkiri banyak Gen Z yang terjebak di zona nyaman. Mereka takut untuk keluar melewati batas yang telah ditentukan oleh diri sendiri.
Menerapkan growth mindset akan membantu Gen Z menjadi lebih terbuka terhadap peluang dan kesempatan baru yang ada di depan mata.
2. Jangan putus asa dan mudah menyerah
Gen Z seringkali mudah merasa down apabila ekspektasi tidak sesuai realitas yang sebenarnya. Padahal mengalami kegagalan merupakan bagian dari proses pembelajaran.
Pentingnya memiliki jiwa pejuang agar tidak mudah dikalahkan oleh keadaan yang tidak diharapkan. Semangat pantang menyerah dan tidak mudah putus asa harus ditanamkan dalam jiwa.
3. Berteman dengan kegagalan
Kegagalan adalah proses kehidupan yang membuat seseorang berkembang. Yakin bahwa kegagalan bersifat sementara dan keberhasilan adalah hal yang mutlak akan terjadi pada diri Anda apabila mengusahakannya secara optimal.
Cobalah berteman dengan kegagalan dan tidak usah malu untuk mengakuinya merupakan salah satu prinsip growth mindset.
4. Terbentur lalu terbentuk
