
Ilustrasi orang yang lelah beresolusi.
JawaPos.com - Memasuki kehidupan di tahun baru kerap identik dengan resolusi tahun baru, tapi sebagian besar itu hanya menjadi omong kosong dan benar-benar tidak melakukannya.
Dikutip dari laman Telkom University, resolusi tahun baru merupakan komitmen pada diri sendiri untuk melakukan perubahan positif. Bahkan tak jarang mereka menerapkan slogan "New Year New Me".
Padahal untuk memasuki kehidupan baru, tak perlu lahir dengan kepribadian baru, melainkan mengembangkan yang sudah ada dalam diri untuk menjadi lebih baik lagi. Salah satu penyebab resolusi tahun baru tidak terealisasi adalah keinginan kita sendiri yang tidak realistis.
Dilansir dari laman Hack Spirit pada (04/01) jika kamu lelah melanggar resolusi tahun baru, cobalah lakukan 7 kebiasaan ini :
1. Merangkul kekuatan kecil
Kesalahan umum saat membuat resolusi tahun baru adalah kita cenderung berpikir terlalu besar. Kami memimpikan transformasi dramatis dan pencapaian besar, tapi pendekatan ini sering kali gagal.
Langkah-langkah kecil dapat dikelola, tidak terlalu mengintimidasi, dan lebih mudah dimasukkan ke dalam rutinitas harian. Hal ini tidak memerlukan perubahan drastis sehingga menjadikannya lebih berkelanjutan seiring berjalannya waktu.
2. Spesifik dengan tujuan
Saat menetapkan resolusi, jelaskan dan spesifik tentang sesuatu yang ingin kamu capai. Ini akan memberimu target yang nyata dan akan tahu persis kapan kamu telah mencapainya. Percayalah, tidak ada yang lebih memuaskan daripada mencapai tujuan yang telah tercapai.
3. Jadikan itu sebagai rutinitas
Ahli saraf telah menemukan bahwa otak kita sebenarnya menciptakan jalur saraf untuk kebiasaan baru. Begitu jalur ini terbentuk, perilaku tersebut menjadi otomatis.
Dengan mengubah resolusi menjadi rutinitas, kamu akan memanfaatkan kekuatan luar biasa dari otakmu. Baik itu berlatih yoga setiap pagi, menulis jurnal setiap malam, atau berlari setiap Selasa dan Kamis, konsistensi adalah kuncinya.
Semakin sering mengulangi perilaku tersebut, semakin kuat jalur saraf tersebut dan semakin mudah untuk tetap berpegang pada resolusi. Pilih waktu dan tempat untuk kebiasaan baru dan patuhi itu.
4. Buatlah jurnal kemajuan
Sangat mudah untuk kehilangan motivasi ketika kamu tidak melihat hasilnya secara langsung. Hal ini terutama berlaku untuk resolusi seperti menurunkan berat badan atau mempelajari keterampilan baru.
