Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Januari 2025, 03.22 WIB

Stop Kepaten Obor! Intip 3 Cara Mempererat Persaudaraan agar Hubungan Silaturahmi Tak Terputus

Ilustrasi hubungan persaudaraan yang harmonis. (Freepik) - Image

Ilustrasi hubungan persaudaraan yang harmonis. (Freepik)

JawaPos.com - Kepaten obor adalah istilah dari bahasa Jawa yang memiliki arti ‘obor padam’ atau ketika hubungan antar sesama anggota keluarga besar tidak terjalin lagi dan sepenuhnya padam.

Ibarat sebuah obor yang sudah tidak menyala dan kehilangan percikan apinya.

Namun, kepaten obor tentu dapat dicegah apabila semua anggota keluarga ikut bersatu dan berkontribusi untuk tetap menjaga percikan apinya agar tetap menyala.

Dilansir dari JawaPos.com dari laman Personal Branding Blog pada pada Jumat (3/1), berikut tiga cara yang dapat dilakukan untuk mempererat hubungan persaudaraan. Simak apa saja!

1. Adakan family gathering

Mengadakan family gathering bisa menjadi opsi yang tepat untuk Anda yang ingin memperkuat tali silaturahmi karena saat family gathering akan mempertemukan semua keluarga besar.\

Mulailah atur berapa budget yang harus dipersiapkan dan tentukan dimana lokasi family gathering akan diadakan. Family gathering akan memperat kembali tali persaudaraan yang sempat terurai.

Ikatan yang semula longgar akan kembali menjadi erat. Karena saat family gathering Anda dan keluarga besar akan membuat kenangan bersama.

2. Membuat arisan keluarga

Arisan keluarga bisa menjadi salah satu cara untuk menjalin keakraban lagi dengan keluarga besar. Setelah melakukan ‘ritual’ mengocok arisan bisa langsung dilanjutkan sesi makan bersama.

Acara arisan keluarga selain berguna untuk membiasakan menabung juga sebagai sarana bertukar cerita tentang kesibukan yang sedang dijalankan oleh masing-masing anggota keluarga.

Tambahkan games atau karaoke bersama untuk membuat suasana arisan keluarga menjadi semakin meriah.

3. Aktif membalas WAG keluarga

Semakin bertambah dewasa banyak saudara yang sudah tidak menetap di kampung halaman. Banyak dari mereka yang menjadi perantauan setelah menikah.

Ikut pergi ke daerah asal suami atau istri dan memilih menetap di sana. Jarak yang jauh terkadang membuat hubungan persaudaraan ikut menjauh dan bahkan sering terjadi lost contact.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore