
10 Kalimat yang Sering Digunakan Orang Manipulatif. (Freepik)
JawaPos.com - Dalam kehidupan sehari-hari, kamu mungkin pernah bertemu dengan orang-orang yang tampaknya memiliki kemampuan luar biasa dalam mengendalikan arah percakapan.
Mereka bisa tampak tenang, rasional, atau bahkan peduli, tetapi sebenarnya mereka sedang mencoba memanipulasi kamu agar mengikuti kehendak mereka. Salah satu cara yang paling efektif yang digunakan oleh orang-orang manipulatif adalah melalui kata-kata.
Dilansir dari laman Hack Spirit pada Kamis (24/10) mari kita akan melihat 10 ungkapan yang sering mereka gunakan untuk mengendalikan percakapan.
Ungkapan ini sering digunakan untuk menuduh kamu melakukan sesuatu secara konsisten, padahal kenyataannya mungkin itu hanya terjadi beberapa kali. Dengan menggunakan kata "selalu", mereka berusaha membuat kamu merasa bersalah dan defensif.
Misalnya, mereka mungkin berkata, "Kamu selalu terlambat," padahal kenyataannya kamu hanya terlambat sekali atau dua kali. Ini cara mereka memperbesar masalah untuk membalikkan perhatian pada kesalahan kamu, meskipun mungkin masalahnya kecil.
Orang manipulatif akan sering mencoba meyakinkan kamu bahwa mereka benar, meskipun kamu mungkin memiliki keraguan.
Kalimat ini terdengar seperti permintaan kepercayaan, tetapi sebenarnya ini cara halus untuk membuat kamu berhenti mempertanyakan atau meragukan sesuatu. Mereka ingin kamu menyerah pada argumen tanpa perlu membuktikan kebenarannya.
Ini terdengar seperti ungkapan yang penuh perhatian, tetapi sering kali digunakan untuk menutupi motif tersembunyi.
Mereka ingin membuat kamu merasa bahwa apa yang mereka katakan atau lakukan adalah demi kebaikan kamu, padahal sebenarnya mereka sedang memanipulasi kamu agar melakukan sesuatu yang mereka inginkan.
Pada akhirnya, kamu mungkin merasa berhutang budi atau merasa bahwa mereka "berhak" untuk mencampuri urusan kamu.
Kalimat ini digunakan untuk meremehkan perasaan atau persepsi kamu. Alih-alih mengakui bahwa mereka mungkin salah atau telah mengatakan sesuatu yang menyakitkan, mereka mencoba memutar balik situasi dengan mengatakan bahwa kamu yang salah memahami mereka.
Ini adalah cara mereka untuk menghindari tanggung jawab dan memutar kenyataan agar mereka terlihat lebih rasional.
Kalimat ini biasanya muncul ketika mereka merasa bahwa kamu mulai menyadari kebenaran. Mereka ingin menghentikan percakapan sebelum kamu dapat membantah argumen mereka.
Dengan mengatakan bahwa mereka tidak ingin berdebat, mereka berusaha mengalihkan tanggung jawab atas ketegangan dalam percakapan kepada kamu, seolah-olah kamulah yang terlalu konfrontatif.
Ketika kamu merasa terluka oleh sesuatu yang mereka katakan, orang manipulatif sering kali akan meremehkan perasaan kamu dengan menyebut kamu terlalu sensitif.
