alexametrics

Minum Air Jahe Atau Air Lemon, Mana yang Lebih Sehat?

2 Juli 2019, 06:59:12 WIB

JawaPos.com – Lemon dan jahe sama-sama punya khasiat untuk kesehatan. Beberapa orang percaya bahwa tubuh akan lebih sehat dengan rutin minum air lemon maupun jahe setiap hari. Mana yang lebih banyak memberikan manfaat untuk kesehatan?

Dilansir dari Runners World, Selasa (2/7), air lemon diklaim bisa menyembuhkan flu. Pakar gizi asal New York Natalie Rizzo menjelaskan, lemon adalah salah satu sumber vitamin C yang bisa meningkatkan kekebalan tubuh.

“Agar benar-benar mendapatkan vitamin C yang cukup, harus minum banyak jus lemon meskipun memang tidak nyaman karena rasanya yang asam,” katanya.

Rizzo menjelaskan bahwa sebagian besar nutrisi lemon ada di kulitnya. Bagi olahragawan, air lemon akan meningkatkan asupan hidrasi untuk membuat mereka terhindar dari kekurangan cairan tubuh.

Sementara itu, dalam laman NXT Modern, air jahe sering dianggap sebagai pengobatan untuk pencernaan, dan manfaat kesehatan lainnya. Berikut adalah beberapa manfaat jahe:

Hentikan Mual
Air jahe bisa untuk meredakan mual. Banyak orang meminum air jahe untuk mencegah mabuk laut ketika sedang bepergian. Saat ini, jahe banyak digunakan sebagai pengobatan untuk mual dan muntah yang berhubungan dengan kemoterapi dan kehamilan. Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Juli 2012 mencatat bahwa konsumsi jahe setiap hari secara signifikan bakal mengurangi mual yang diinduksi kemoterapi pada pasien kanker.

Ringankan Kram Haid
Ada banyak pengobatan rumahan yang dapat membantu meringankan gejala nyeri haid. Selama uji klinis yang dipublikasikan di Archives of Gynecology and Obstetricsin 2015, jahe membantu mengurangi nyeri kram menstruasi. Penelitian tambahan menunjukkan bahwa jahe lebih efektif dalam menghilangkan rasa sakit ketika dikonsumsi selama tiga atau empat hari pertama siklus.

Turunkan Berat Badan
Air jahe nyaris tidak memiliki kalori dan membantu bisa hidrasi. Dua hal ini adalah faktor yang cukup penting untuk metabolisme tubuh jika ingin menurunkan berat badan.

Kurangi Risiko Penyakit Kronis
Jahe mengandung fitonutrien dalam jumlah tinggi, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian. Fitonutrien adalah senyawa seperti antioksidan yang dapat membantu menangkal peradangan kronis. Fitonutrien pada jahe dapat mengurangi respons peradangan sel-sel tubuh dan melindunginya dari kerusakan DNA.

Menyeimbangkan Gula Darah
Menurut sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam Journal of Complementary and Integrative Medicine, pasien yang mengonsumsi setidaknya 3 gram bubuk jahe per hari tercatat mengalami peningkatan kadar gula darah yang lebih stabil.

Anti-Peradangan
Minum air jahe atau teh dapat membantu mengurangi peradangan, pembengkakan sendi, dan rasa sakit yang dialami dari osteoarthritis dan rematik. Journal of Medicinal Food menerbitkan sebuah artikel pada 2005 yang mencatat bahwa para ilmuwan selama 25 tahun terakhir telah menemukan bukti yang mendukung sifat anti-inflamasi jahe yang luar biasa.

Editor : Banu Adikara

Reporter : Marieska Harya Virdhani



Close Ads