
Penurunan kinerja bisa jadi salah satu gejala burnout pada pekerja. (Freepik/Freepik)
JawaPos.com - Gejala burnout pada pekerja bisa muncul tanpa disadari dan memengaruhi produktivitas serta kesehatan mental.
Burnout adalah kondisi stres kronis yang menguras energi fisik, emosional, dan mental, seringkali muncul di pekerjaan yang menuntut perhatian tinggi atau interaksi intens dengan orang lain.
Mengenali tanda-tanda ini sejak dini sangat penting agar pekerja bisa mengambil langkah pencegahan yang tepat.
Berikut ini beberapa gejala burnout pada pekerja seperti dirangkum dari website Mayo Clinic, Teacher Retirement System of Texas, dan Cleveland Clinic.
Salah satu ciri work burnout pada tubuh yang paling kentara adalah kelelahan yang berlebihan.
Pekerja merasa lelah meski sudah tidur cukup, sulit berkonsentrasi, dan kehilangan motivasi dalam menyelesaikan tugas sehari-hari.
Kelelahan ini dapat memengaruhi seluruh aspek hidup, termasuk hubungan dan hobi yang biasanya menyenangkan.
Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk sering menjadi gejala burnout pada pekerja.
Stres kronis memengaruhi hormon dan saraf yang mengatur tidur, sehingga insomnia atau tidur tidak nyenyak kerap muncul.
Dampaknya, pekerja menjadi lebih mudah lelah dan emosional di tempat kerja.
Tanda burnout di tempat kerja juga terlihat dari penurunan kinerja. Pekerja merasa tidak lagi bersemangat.
Baca Juga: Coba Konsumsi 7 Minuman Herbal Penambah Energi Alami untuk Jaga Stamina dan Vitalitas Tubuh
Selain itu, pekerja sering menunda pekerjaan, atau kehilangan rasa percaya diri terhadap kemampuan sendiri. Pola pikir menjadi lebih negatif, sinis, dan mudah frustrasi.
