
Ilustrasi gigi sensitif. (Freepik)
JawaPos.com-Bagi banyak orang, gigi sensitif sangat mengganggu aktivitas makan dan minum. Rasa nyeri kerap muncul saat mengonsumsi makanan atau minuman panas, dingin, manis, asam, bahkan ketika menyikat gigi.
Dosen Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Aryo Sutowijoyo menerangkan bahwa gigi sensitif terjadi ketika enamel melunak atau aus. Sehingga mengakibatkan dentin gigi terbuka.
"Dentin memiliki tubuli mikroskopis yang menghubungkan permukaan gigi dengan saraf di dalam gigi, sehingga rangsangan dapat mencapai saraf gigi dan menyebabkan nyeri," ujar dokter Aryo di Surabaya, Minggu (10/8).
Namun tak perlu khawatir, dokter Aryo membagikan tips cara mengatasi gigi sensitif agar tetap nyaman saat mengonsumsi makanan atau minuman.
1. Gunakan pasta gigi khusus gigi sensitif yang mengandung fluoride, hindari makanan dan minuman asam, serta sikat gigi dengan lembut. Jangan langsung menggosok gigi setelah mengonsumsi makanan asam.
2. Rawat kesehatan gusi untuk mencegah penyusutan yang bisa membuat akar gigi terbuka. Rutin periksa ke dokter gigi dan bersihkan gigi secara teratur.
3. Perbaiki gigi retak atau rusak dengan segera berkonsultasi ke dokter gigi agar kerusakan tidak semakin parah dan sensitivitas berkurang.
4. Tangani gigi berlubang dengan membersihkan dan menambal lubang agar enamel gigi tetap terlindungi.
5. Gunakan sikat gigi berbulu lembut dan hindari menyikat gigi dengan tekanan berlebihan yang dapat merusak enamel.
6. Lakukan perawatan gigi yang tepat, seperti menyikat gigi dua kali sehari, menggunakan benang gigi, dan rutin memeriksakan gigi ke dokter.
Itulah enam tips perawatan gigi sensitif agar tetap nyaman saat mengonsumsi makanan atau minuman.
