
PREVENTIF: Skrining hepatitis B terhadap ibu hamil dilakukan di faskes masing-masing sejak awal kehamilan. (Foto diperagakan oleh Suci Dwi Lestari - Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pikiran yang tenang bagi ibu hamil atau bumil memang sangat penting. Tak hanya penting untuk keadaan mental si ibu tapi juga perkembangan buah hati dalam kandungan. Untuk itu, relaksasi pikiran sangat penting.
Seperti dilansir dari ANTARA, Kamis (11/5), Dokter spesialis obstetri dan ginekologi dr. Andre Viscountie Saputra, Sp.OG mengatakan, relaksasi pikiran ibu hamil bisa dibantu dengan berolahraga. Salah satunya Yoga. Bahkan, yoga bisa diteruskan usai proses persalinan.
"Dengan adanya yoga, itu sangat membantu misalnya relaksasi pikiran. Kemudian badannya mungkin lebih stretching, lebih nggak tegang, nggak kaku," kata Andre saat ditemui awak media di RS Siloam TB Simatupang, Jakarta.
Dokter Andre meneranglan, kondisi mental ibu hamil rentan mengalami perubahan. Bahkan pada beberapa kasus dapat berujung menjadi baby blues. Walaupun ibu merasa bahagia menyambut kelahiran buah hati, tapi di sisi lain ada keadaan yang melelahkan dan stres karena faktor tertentu seperti kurang tidur. Sehingga, yoga dapat dijadikan salah satu solusi untuk memperbaiki kondisi mental ibu yang buruk.
Kapan Waktu Tepat Melakukan Yoga saat Hamil?
Yoga dapat dimulai sejak memasuki trimester pertama. Olahraga ini penting dilakukan, apalagi biasanya ibu hamil kerap mengeluhkan punggung yang pegal akibat bertambahnya bobot pada janin.
Mengingat yoga dapat membuat psikis lebih baik, maka proses kehamilan yang dilalui ibu pun akan lebih bahagia dan kualitas cenderung meningkat. Olahraga ini cukup dilakukan 30 menit setiap minggu pada ibu hamil.
"(Karena yoga) jadi orang itu bisa yang tadinya takut lahir normal, akhirnya bisa lahir normal," ujar dokter yang berpraktik di di RS Siloam TB Simatupang itu.
