Logo JawaPos
Author avatar - Image
21 Januari 2025, 21.20 WIB

Ternyata, Apa yang Kamu Konsumsi Bisa Berdampak pada Kesehatan Mentalmu! Ini Fakta yang Wajib Diketahui

Ilustrasi makanan sehat untuk mengganti junk food. (Freepik) - Image

Ilustrasi makanan sehat untuk mengganti junk food. (Freepik)

JawaPos.com–Kesehatan mental adalah salah satu aspek penting yang sering kali terlupakan dalam menjaga gaya hidup sehat. Kita cenderung lebih fokus pada kesehatan fisik, seperti menjaga berat badan atau menghindari penyakit tertentu, namun jarang menyadari bahwa pola makan juga berperan besar dalam memengaruhi kesehatan mental.

Penting untuk mengetahui fakta-fakta yang tersembunyi di balik makanan yang kita konsumsi setiap hari. Melansir dari laman Health US News, makanan yang kita konsumsi sehari-hari mampu memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan mental kita. Penelitian terus menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara pola makan dengan suasana hati, kemampuan kognitif, hingga risiko gangguan mental tertentu.

Makna di Balik Anda adalah Apa yang Anda Makan

Selama ini kita kerap mendengar pepatah Anda adalah apa yang Anda makan. Ternyata, ini bukan sekadar ungkapan tanpa makna, melainkan gagasan nyata yang pertama kali diutarakan Anthelme Brillat-Savarin, pencetus Gastronomi.

Pepatah ini pertama kali muncul pada abad ke-19 dalam bukunya yang berjudul The Physiology of Taste: Or Meditations on Transcendental Gastronomy. Dalam buku tersebut, Brillat-Savarin menulis, Katakan padaku apa yang Anda makan, dan saya akan memberi tahu siapa Anda.

Baru-baru ini, para ilmuwan dan peneliti mulai mengeksplorasi makna lebih dalam dari pepatah tersebut. Penelitian kini menyoroti bagaimana makanan tidak hanya berdampak pada tubuh secara fisik, tetapi juga pada kesehatan mental dan kesejahteraan kita secara keseluruhan.

Makanan yang kita konsumsi dapat menjadi kunci dalam meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit seperti kanker, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung. Sebagai contoh, diet Mediterania yang kaya akan buah-buahan segar, sayuran, biji-bijian, lemak sehat, dan makanan laut telah terbukti secara konsisten bermanfaat bagi kesehatan fisik. Namun, psikiatri gizi menambahkan dimensi baru, yakni bagaimana makanan memengaruhi otak dan suasana hati.

Otak Kedua Tubuh

Masih dalam penjelasan artikel Health US News, otak manusia mengandung sekitar 86 miliar neuron. Namun, fakta menarik lainnya adalah bahwa usus manusia mengandung kumpulan neuron terbesar kedua, yaitu lebih dari 100 juta neuron yang melapisi saluran pencernaan. Hal ini membuat usus sering dijuluki sebagai otak kedua tubuh.

Otak memiliki peran besar dalam mengatur memori, pembelajaran, dan suasana hati. Di sisi lain, usus memainkan peran vital dalam mendukung berbagai proses fisiologis dan mental. Misalnya, usus memproduksi sekitar 95 persen serotonin tubuh, neurotransmitter yang membantu mengatur suasana hati, emosi, tidur, dan pencernaan. Selain itu, lebih dari 90 persen reseptor serotonin juga berada di usus.

Untuk memahami bagaimana usus dan otak bekerja sama, kita perlu memahami asal usul keduanya. Meskipun merupakan dua organ yang berbeda, otak dan usus sebenarnya berasal dari sel yang sama dalam embrio manusia. Ketika embrio berkembang, sel-sel tersebut membentuk dua organ yang terpisah, tetapi tetap terhubung melalui saraf vagus.

Menurut Dr. Uma Naidoo, seorang psikiater gizi dan direktur psikiatri gizi di Rumah Sakit Umum Massachusetts, saraf vagus berperan sebagai jalur komunikasi dua arah antara otak dan usus, mengirimkan zat kimia saraf secara bolak-balik. Dengan demikian, otak dan usus tetap saling terkait secara fisiologis dan biokimia, yang pada akhirnya memengaruhi keseimbangan tubuh dan suasana hati.

Bagaimana Makanan Mempengaruhi Otak

Dalam artikel Health US News juga dijelaskan bahwa mikrobioma usus, yang terdiri dari triliunan mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur, memainkan peran penting dalam mendukung fungsi fisiologis dan mental, termasuk ritme sirkadian, kekebalan tubuh, produksi hormon, dan suasana hati.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore