Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 04.54 WIB

Pernah Hidup Serba Kekurangan? 9 Kebiasaan Ini Mungkin Masih Terbawa hingga Dewasa

tanda kebiasaan orang yang tumbuh dalam kemiskinan kata Psikologi. (Freepik/ jcomp) - Image

tanda kebiasaan orang yang tumbuh dalam kemiskinan kata Psikologi. (Freepik/ jcomp)

JawaPos.com – Pengalaman masa kecil dapat ikut membentuk cara seseorang memandang uang, kebutuhan, keamanan, dan hubungan dengan orang lain. Salah satunya adalah pengalaman tumbuh dalam kondisi ekonomi yang serba terbatas.

Keterbatasan yang berlangsung dalam waktu lama dapat membuat seseorang terbiasa berhati-hati dalam menggunakan sumber daya. Kebiasaan tersebut terkadang tetap terbawa ketika kondisi kehidupannya sudah jauh lebih baik.

Namun, tidak semua orang yang pernah mengalami kemiskinan akan menunjukkan pola perilaku yang sama. Faktor keluarga, lingkungan, pengalaman pribadi, serta kondisi psikologis turut berperan dalam membentuk perilaku seseorang.

Dilansir dari Geediting.com, terdapat sejumlah kebiasaan yang dikaitkan dengan pengalaman tumbuh dalam keterbatasan ekonomi.

1. Sering Menyimpan Barang untuk Keadaan Darurat

Salah satu kebiasaan yang mungkin terbentuk adalah sulit membuang benda yang sebenarnya sudah jarang digunakan.

Kantong belanja, wadah makanan, kardus, hingga kabel lama bisa disimpan dengan alasan masih mungkin berguna suatu saat nanti.

Bagi seseorang yang pernah mengalami kekurangan, memiliki barang cadangan dapat memberikan rasa aman. Pengalaman masa lalu membuat mereka terbiasa berpikir bahwa sesuatu yang tampak sepele hari ini mungkin sangat dibutuhkan di kemudian hari.

Karena itu, kebiasaan menyimpan barang tidak selalu berkaitan dengan keinginan menumpuk benda, tetapi dapat menjadi cara seseorang menghadapi ketidakpastian.

2. Merasa Bersalah Saat Membelanjakan Uang untuk Diri Sendiri

Kondisi ekonomi yang sulit sejak kecil dapat memengaruhi cara seseorang memandang pengeluaran untuk kesenangan pribadi.

Ketika sudah memiliki penghasilan lebih baik, mereka mungkin tetap merasa bersalah saat membeli pakaian, makanan, hiburan, atau barang lain yang sebenarnya mampu mereka beli.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore