Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Oktober 2024 | 19.44 WIB

Kota Beirut Lebanon Dibombardir Ledakan Bom, Israel Memberikan Peringatan Terhadap Lembaga Hizbullah

Pinggiran selatan kota Beirut Lebanon saat terjadinya ledakan pada Minggu, 20 Oktober 2024 oleh militer Israel (Reuters) - Image

Pinggiran selatan kota Beirut Lebanon saat terjadinya ledakan pada Minggu, 20 Oktober 2024 oleh militer Israel (Reuters)

JawaPos.com – Baru-baru  ini, Israel kembali melakukan serangan ke pada Minggu, (20/10) malam, dengan melakukan beberapa bombardir ledakan bom di kota Beirut Lebanon.

Israel kembali menyerang lokasi yang berkaitan dengan operasi keuangan kelompok Hizbullah Lebanon agar meminta warga sekitar untuk segera meninggalkan daerah tersebut.

Warga sekitar melihat gumpalan asap hitam tebal mengepul di udara setelah sedikitnya 10 ledakan dilakukan.

Salah satu saksi yang tidak ingin diberitahukan identitasnya, mengatakan bahwa sebuah bangunan yang terletak di lingkungan Chiyah di pinggiran selatan Beirut hancur menjadi puing-puing dan beberapa orang di daerah tersebut telah melarikan diri sebelum ledakan terjadi, sehingga tidak ada korban jiwa.

Tidak ada informasi langsung tentang apa yang menyebabkan ledakan tersebut, atau rincian lebih lanjut terhadap korban. Saat ledakan terjadi beberapa massa panik memadati jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas di beberapa bagian Beirut saat mereka mencoba menuju ke lingkungan yang dianggap lebih aman. Seperti dilansir Reuters pada Minggu, (20/10).

Seorang juru bicara militer Israel mengatakan sebelumnya dalam sebuah pernyataan yang diunggah di platform media sosial X.

"Kami akan mulai menyerang infrastruktur milik Asosiasi Hezbollah Al-Qard Al-Hassan segera menjauh dari sana." ungkap juru bicara militer Israel dalam unggahan sosial media X seperti dikutip Reuters pada Minggu, (20/10).

Al-Qard al-Hassan dimana menurut Amerika Serikat digunakan oleh Hizbullah yang didukung Iran untuk mengelola keuangannya. Mereka memiliki lebih dari 30 cabang di seluruh Lebanon termasuk 15 di wilayah padat penduduk di pusat Beirut dan pinggirannya. Belum ada pernyataan langsung dari organisasi tersebut, Hizbullah, atau pemerintah Lebanon.

Ketika ditanya oleh wartawan apakah cabang-cabang tersebut dapat dianggap sebagai target militer, seorang pejabat senior intelijen Israel berkata:

"Tujuan serangan ini adalah untuk menargetkan kemampuan fungsi ekonomi Hizbullah selama perang berlangsung tetapi setelahnya digunakan untuk membangun kembali serta mengisi ulang senjata yang ada pada hari berikutnya” ungkap pejabat intelejen Israel seperti dikutip Reuters pada Minggu, (20/10).

Pertempuran lintas perbatasan antara Israel dan Hizbullah terjadi sejak setahun lalu ketika kelompok militer Lebanon mulai meluncurkan roket untuk mendukung kelompok militan Palestina Hamas di Gaza.

Pada awal Oktober, Israel melancarkan serangan darat ke Lebanon dalam upaya menstabilkan wilayah perbatasan bagi warganya yang telah melarikan diri dari serangan roket di Israel utara. 

***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore