JawaPos.com - Deddy Corbuzier mengomentari orang yang berkomentar negatif pada makanan yang diberikan secara cuma-cuma yang merupakan program makan bergizi gratis dari Pemerintahan Prabowo-Gibran.
Fokus yang dikomentari Deddy Corbuzier adalah terkait pernyataan salah satu siswa yang menyebut bahwa ayamnya kurang terasa enak saat dikonsumsinya. Mantan pesulap beraliran mentalist itu pun mengekspresikan kemarahannya seolah menyebut siswa itu kurang bersyukur. Dia pun membandingkannya dengan Azka yang harus makan nasi kotak.
Bukan hanya Deddy Corbuzier. Sang istri, Sabrina Chairunnisa juga ikut mengomentari orang yang berkomentar negatif terkait program makan bergizi gratis. Dia menyebut orang yang menganggap program ini tidak penting karena tidak berada di posisi susah.
"Buat yang bilang makan siang gratis nggak penting, itu karena kalian nggak relate," kata Sabrina Chairunnisa dalam video yang diunggah Deddy Corbuzier.
Dia kemudian menceritakan pengalaman masa kecilnya dulu yang bisa dibilang kurang beruntung. Sabrina mengaku, tidak bisa makan siang karena uang saku yang diberikan orang tuanya tidak cukup untuk membeli makanan.
"Aku dulu uang jajan cuma Rp 1.000, sedangkan beli makan siang mesti Rp 2.500 sampai Rp 3.000. Yang aku bisa beli cuma jelly drink karena Rp 750 perak harganya. Buat apa? Buat menunda lapar, pasti tahu kalau yang relate," tutur Sabrina Chairunnisa.
Dia pun meminta orang-orang yang tidak mengalami hidup susah sebaiknya tidak usah berkomentar terkait program makan bergizi gratis. Sebab, program ini bisa jadi kurang tepat buat mereka.
"Kalau yang ngomong nggak penting karena nggak relate, mending diam," pinta Sabrina Chairunnisa.
Netizen pun menyoroti pernyataan Sabrina. Ada yang menganggap pernyataan istri Deddy Corbuzier itu kurang memahami tentang masalah serius kemiskinan yang seharusnya diperangi oleh pemerintah.
"Buat Sabrina @sabrinachairunnisa_, ini bukan soal bisa makan atau gak bisa makan. Problem orang nggak bisa makan itu karena mereka miskin. Solusi permasalahan yang paling urgent buat negara ini ya berantas kemiskinan, bukan kasih makan," komentar salah satu netizen.
"Negara ini lebih butuh kebijakan sekolah gratis yang berkualitas, kesehatan gratis yang berkualitas tanpa tebang pilih, naikin gaji pekerja, naikin gaji guru, daripada ngasih makan gratis. Kalau masyarakatnya sudah sejahtera, jangankan buat makan siang, beli camilan bergizi aja mampu," imbuhnya.