Logo JawaPos
 - Image
03 Maret 2026, 13.19 WIB

Pelatihan Pembuatan Kompos

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 - Image

Penyuluh Pertanian pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)

Penyuluh Pertanian Kecamatan Semarang Tengah Nadia Alfia Safitri mempraktikkan pembuatan kompos ember tumpuk, sementara Plt Lurah Brumbungan Ardhi Agung Pangarso menuangkan pupuk organik cair hasil olahan ke tanaman jagung di halaman Balai Kelurahan Brumbungan, Semarang Tengah, Kamis (26/2/2026). Pelatihan yang diikuti ibu-ibu dan bapak-bapak tersebut menjadi bagian dari dukungan program pilah sampah Pemkot Semarang dengan mengolah limbah organik rumah tangga menjadi kompos dan POC guna mengurangi volume sampah ke TPS maupun TPA. (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore