Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 21.53 WIB

Profil Martha Tilaar: Guru SD yang Banting Stir jadi Pengusaha Kosmetik Ternama di Indonesia

Martha Tilaar tutup usia. (istimewa) - Image

Martha Tilaar tutup usia. (istimewa)

JawaPos.com - Martha Tilaar dikabarkan meninggal dunia hari ini, Rabu (14/10). Ia dikenal sebagai pengusaha kosmetik dan jamu yang membangun bisnis kecantikan dari sebuah salon kecil di garasi rumah orang tuanya. 

Berbekal modal awal Rp 1 juta dan pengetahuan kecantikan yang diperoleh di Amerika Serikat, ia mengembangkan usaha tersebut hingga melahirkan berbagai merek kosmetik dan perawatan tubuh yang dikenal di Indonesia.

Perjalanan bisnisnya menjadi bagian dari perkembangan industri kecantikan berbasis bahan alami di Tanah Air, dengan Sariayu sebagai salah satu merek yang melekat pada namanya.

Martha Handana yang juga dikenal dengan nama Tjhie Pwee Giok, lahir di Gombong, Jawa Tengah, pada 4 September 1937. Ketertarikannya pada dunia kecantikan bermula ketika sang ibu menitipkannya kepada ahli kecantikan tradisional di Yogyakarta, Titi Poerwosoenoe, untuk belajar merawat diri.

Sebelum menekuni bisnis kecantikan, Martha sempat menjadi guru sekolah dasar selama dua tahun. Ia kemudian mengajar di almamaternya setelah meraih gelar Sarjana Pendidikan dari IKIP Jakarta, yang kini bernama Universitas Negeri Jakarta.

Pada 1964, Martha mengikuti suaminya, Henry A. Rudolf Tilaar, ke Amerika Serikat. Di sana, ia mendalami ilmu kecantikan di Academy of Beauty Culture, Bloomington, Indiana, dan bekerja selama tiga tahun di Campes Beauty Salon, Universitas Indiana.

Pengalaman tersebut menjadi bekal Martha untuk membuka praktik salon sendiri di Amerika Serikat. Ia mempromosikan jasanya secara mandiri melalui selebaran, mendatangi rumah mantan dosen, hingga menawarkan layanan kecantikan kepada mahasiswa Indonesia dan keluarga yang tinggal di luar negeri.

Berawal dari Garasi Rumah

Setelah kembali ke Indonesia pada 1969, Martha mulai merintis usaha kecantikan dari garasi rumah ayahnya, Yakob Handana, di Jalan Kusuma Atmaja, Menteng, Jakarta Pusat. Salon sederhana berukuran 6 x 4 meter itu menjadi titik awal perjalanan bisnis yang kemudian berkembang menjadi Martha Tilaar Group.

Martha mengandalkan tabungan sekitar Rp 1 juta dari hasil bekerja selama di Amerika Serikat. Modal tersebut ditambah bantuan dari sang ayah dan adik-adiknya, Ratna dan Bambang untuk mendirikan Martha's Salon pada 3 Januari 1970.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore