
Ilustrasi: SItuasi jalanan macet di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Bulan Ramadhan selain identik dengan puasa menahan lapar, war takjil, masalah jalanan yang macet juga menjadi keidentikan lainnnya. Apalagi saat jam pulang kerja yang menjelang waktu berbuka puasa.
Jika memungkinkan, cobalah untuk mengatur jam pulang agar tidak berbarengan dengan mayoritas pekerja lain. Misalnya:
2. Gunakan Transportasi Umum yang Cepat
Jika biasanya menggunakan kendaraan pribadi, coba pertimbangkan transportasi umum yang lebih efisien, seperti:
3. Hindari Rute yang Terkenal Padat
Sebelum pulang, cek aplikasi peta digital seperti Google Maps atau Waze untuk melihat kondisi lalu lintas secara real-time. Jika jalur utama macet, cari alternatif jalan yang lebih lancar, meskipun sedikit lebih jauh.
4. Manfaatkan Ruang Tunggu atau Tempat Ibadah
Jika perjalanan pulang pasti macet, lebih baik menunggu di masjid, restoran, atau tempat umum lain yang nyaman untuk berbuka dan beristirahat sebentar. Setelah lalu lintas mulai mereda, baru melanjutkan perjalanan pulang.
5. Gunakan Kendaraan Roda Dua
Bagi yang memiliki kendaraan roda dua, ini bisa menjadi solusi untuk menghindari kemacetan yang sering terjadi pada jalur utama.
Namun, tetap utamakan keselamatan dengan memakai perlengkapan yang sesuai dan mengendarai dengan hati-hati.
6. Carpool atau Nebeng dengan Rekan Kerja
Jika memungkinkan, buatlah sistem berbagi kendaraan dengan teman kantor yang tinggal searah. Selain mengurangi jumlah kendaraan di jalan, ini juga bisa menghemat biaya transportasi dan membuat perjalanan lebih menyenangkan.
7. Gunakan Teknologi untuk Pesan Makanan Berbuka
Daripada terburu-buru pulang hanya untuk mencari makanan berbuka, manfaatkan layanan pesan antar makanan. Dengan begitu, Anda bisa berbuka di mana saja tanpa harus ikut antrean panjang di restoran atau warung makan.
