
Ilustrasi gangguan irama jantung (aritmia).(Pixabay)
JawaPos.com - Gaya hidup modern membuat penyakit jantung tak lagi mengenal usia, bahkan aritmia dapat terjadi pada remaja hingga dewasa muda. Aritmia merupakan kondisi yang terjadi ketika detak jantung menjadi tidak teratur, baik terlalu cepat (takikardia), terlalu lambat (bradikardia), atau bahkan tidak berirama sama sekali.
dr. Rerdin Julario, Sp.JP(K) Aritmia dari Mayapada Hospital Surabaya menjelaskan, aritmia terjadi karena gangguan pada sistem kelistrikan jantung yang membuat irama jantung tidak teratur. Normalnya, jantung manusia berdetak sekitar 60–100 kali per menit saat beristirahat.
Menurut dr. Rerdin, aritmia pada usia muda dapat dipicu oleh berbagai faktor. Pertama, faktor ketidakseimbangan elektrolit seperti kalium, magnesium, atau kalsium juga dapat memicu aritmia, terutama akibat dehidrasi, kurang nutrisi, atau gangguan makan.
Kedua, kelainan jantung bawaan seperti sindrom Wolf Parkinson White (WPW) atau sindrom QT panjang (Long QT Syndrome). “Keduanya merupakan gangguan irama jantung yang menyebabkan detak jantung sangat cepat dan tidak beraturan,” terang dr. Rerdin.
Ketiga, gangguan tiroid seperti kelebihan hormon tiroid (hipertiroidisme) yang mempercepat detak jantung, serta kekurangan hormon tiroid (hipotiroidisme) justru memperlambat irama jantung. Terakhir, pola hidup tidak sehat seperti kurang tidur, merokok, konsumsi alkohol, stres kronis, dan gaya hidup sedentari juga meningkatkan risiko aritmia.
“Sayangnya, aritmia sering tidak disadari karena gejalanya ringan, seperti detak jantung tidak teratur, dada berdebar, pusing, atau mudah lelah. Jika muncul keluhan, segera lakukan pemeriksaan seperti EKG untuk memastikan diagnosis dan penanganan yang tepat. Pencegahan dapat dilakukan dengan pola hidup sehat: membatasi kafein, cukup tidur, mengelola stres, menghindari obat stimulan tanpa resep, makan bergizi, dan rutin memeriksakan jantung, terutama bila ada riwayat penyakit jantung,” jelas dr. Rerdin.
Melihat meningkatnya risiko gangguan jantung pada usia muda, Mayapada Hospital Surabaya mendukung pencegahan dan penanganan aritmia melalui Heart & Vascular Center dengan pendekatan kolaboratif dan komprehensif, mulai dari pencegahan hingga rehabilitasi, diperkuat tiga pilar utama Advanced Treatment mencakup layanan pembuluh darah (vaskular), gangguan irama jantung (aritmia), dan kelainan struktur jantung (structural heart) seperti penyakit katup jantung, dengan pendekatan terkini; Emergency Excellence melalui layanan Cardiac Emergency didukung dokter spesialis 24 jam standby on-site dapat diakses via call center 150990 atau Emergency Call di MyCare, dan Chest Pain Unit untuk deteksi nyeri dada; serta Team-Based Management memastikan keputusan klinis dan rencana perawatan ditetapkan melalui kolaborasi aktif dalam Cardiac Board yang melibatkan spesialis jantung, bedah toraks kardiovaskular, anestesi kardiovaskular, hingga jantung anak.
Pendekatan multidisiplin tersebut membantu menentukan tindakan paling tepat, mulai dari Coronary Angiography (CAG), Percutaneous Coronary Intervention (PCI), termasuk Complex PCI, penanganan gangguan katup dan vaskular jantung, irama jantung, hingga terapi gagal jantung lanjut dengan dukungan alat bantu pompa jantung terkini Left Ventricular Assist Device (LVAD).
Layanan ini juga memiliki Cardiac Advisor yang mendampingi pasien dan keluarga secara menyeluruh sejak diagnosis, perencanaan terapi, tindakan, hingga pemulihan, memastikan setiap keputusan medis dipahami dengan jelas, perawatan berjalan lancar, dan menjawab setiap keraguan pasien dengan cepat dan tepat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022