
Brigjen TNI Iswan Nusi saat mendampingi Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)
JawaPos.com – Brigjen Iswan Nusi bukanlah sosok yang muncul dari ruang hampa. Rekam jejaknya sebagai Komandan Distrik Militer (Dandim) menempatkannya pada titik paling konkret dalam fungsi militer di Indonesia komando teritorial.
Di posisi ini, seorang perwira berhadapan langsung dengan realitas masyarakat, dinamika sosial, hingga potensi konflik yang tidak selalu berbentuk "perang terbuka".
"Dalam peran tersebut menuntut saya punya ketegasan, ketenangan, dan kemampuan mengambil keputusan cepat di tengah situasi yang cair," kata Iswan Nusi kepada awak media, Senin (30/3).
Selain itu, Iswan juga pernah menjadi Komandan Batalyon 764/lamba Baua Kaimana, Papua. Pekerjaannya selama disana pun sangat berisiko.
"Karena medan yang dihadapi bukanlah peluru, melainkan kerumitan koordinasi lintas sektor demi menjaga stabilitas wilayah," lanjutnya.
Iswan menambahkan ia pernah mengemban amanah di bidang penerangan militer. Di era disrupsi informasi saat ini, posisi tersebut menjadi sangat krusial.
"Seorang perwira seperti saya dituntut memiliki kemampuan membaca situasi bukan hanya secara fisik di lapangan, tetapi juga di ruang publik dan media digital," ucapnya.
"Saya juga perlu menguasai teknologi terbaru termasuk AI," sambung Jendral yang sudah malang melintang di dunia internasional.
Kemampuan komunikasi strategis Iswan kini menjadi bagian integral dari spektrum kepemimpinan modern. Bagaimana militer membangun narasi dan kepercayaan publik adalah bentuk pertahanan di dimensi yang berbeda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
