Logo JawaPos
Author avatar - Image
04 Agustus 2022, 04.05 WIB

Film 'Pesantren' Batal Tayang 4 Agustus Besok

Film - Image

Film

JawaPos.com- Film 'Pesantren' seharusnya tayang pada 4 Agustus besok. Namun karena satu dan lain hal, film arahan sutradara Shalahudin Siregar ini dibatalkan penayangannya di bioskop karena ada kendala teknis.

Kabar pembatalan penayangan film Pesantren diungkapkan Lola Amaria dari Lola Amaria Production selaku distributor filmnya. Dia mengaku sedih film yang sejatinya telah dinanti-nantikan kalangan santri ini malah harus ditunda penayangannya.

“Kami sedih, berat rasanya mengumumkan penundaan ini. Apalagi film ini cukup ditunggu, bukan saja oleh kalangan santri, tapi juga penonton film Indonesia yang mayoritas Islam, penasaran seperti apa kehidupan pesantren yang jarang bisa diakses oleh publik," kata Lola Amaria dalam keterangannya, Rabu (3/8).

Sampai saat ini belum diketahui kapan film Pesantren akan ditayangkan di bioskop pasca terjadinya penundaan. Jika sudah ada kepastian penayangan, dia pun menyatakan akan menginformasikannya lebih lanjut.

Film Pesantren merupakan film dokumenter yang mengangkat tentang kehidupan santri di pondok pesantren Kebon Jambu, Cirebon, Jawa Barat. Pesantren ini termasuk salah satu pesantren terbesar di Cirebon dengan jumlah santri mencapai ribuan orang.

Film ini melakukan pemutaran perdana di International Documentary Film Festival Amsterdam (IDFA) pada tahu 2019 silam. IDFA merupakan festival dokumenter terbesar di dunia. Menariknya di IDFA, tiket film Pesantren terjual habis seminggu sebelumnya. Film ini bahkan sampai diputar sebanyak tiga kali pemutaran di sana.

Film Pesantren awalnya direncanakan akan tayang di bioskop pada April 2020. Sayangnya hal itu tak dapat terwujud setelah Covid-19 melanda di tanah air.

Film Pesantren harus kembali ditunda penayangannya, Nyai Masriyah Amva selaku pemimpin pondok pesantren Kebon Jambu menyatakan film ini akan menjemput takdirnya sendiri pada waktu yang tepat. Dia pun tidak berkecil hati.

“Sabar itu kemenangan yang sesungguhnya,” kata Masriyah Amva.

 

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore