
President Director & CEO Manulife Indonesia Ryan Charland dan Director & Chief Financial Officer Meylindawati di Kantor Pusat Manulife di Jakarta, Senin (31/5). (Istimewa)
JawaPos.com - Hingga akhir 2020 industri asuransi secara nasional membukukan pendapatan premi asuransi kesehatan sebesar Rp 7,98 triliun. Naik 20,9 persen dibanding 2019 yakni Rp 6,6 triliun. Ini membuktikan peningkatan jumlah orang yang diasuransikan karena kesadaran terhadap proteksi kesehatan.
“Kenyamanan dan kesehatan nasabah harus menjadi prioritas utama di masa pandemi Covid-19 ini. Apa yang menjadi kebutuhan nasabah harus didahulukan. Makanya kita harus terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan mereka dengan lebih baik,” ujar Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia Ryan Charland dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4).
Pelayanan terhadap nasabah merupakan prioritas utama bagi industri asuransi. Karena itu, pihaknya terus meningkatkan pelayanan terhadap nasabah. Salah satunya dengan menyediakan fasilitas Customer Contact Centre yang lebih representatif dan nyaman dari sebelumnya di lantai 3 South Tower ke Ground Floor North Tower Sampoerna Strategic Square Jakarta.
Menurut Ryan, jumlah rata-rata nasabah yang datang ke layanan Customer Contact Centre Manulife Indonesia sebelum pandemi tercatat sekitar 100-120 orang per hari. Sedangkan, setelah pandemi Covid 19, terutama dengan pembatasan kapasitas, nasabah yang datang rata-rata 50 orang per hari dengan menjalankan protokol kesehatan.
"Padahal, sesungguhnya kami juga menyediakan layanan non-face to face dengan kemudahan teknologi. Namun, masih banyak nasabah yang memilih untuk datang langsung ke Customer Contact Centre," ungkapnya.
Sementara itu, Director & Chief Marketing Officer Manulife Indonesia Novita Rumngangun menambahkan, sudah banyak nasabah yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mendapatkan pelayanan. Di antaranya pengajuan klaim rumah sakit dan kematian sekitar kurang dari 100 nasabah. Sedangkan, klaim pensiun sekitar 200 nasabah, terutama di bulan Maret 2021.
Baca Juga: Ditelepon Ratusan Kali sebelum Tabungan Ludes Rp 50 Juta karena OTP
Novita menjelaskan, sepanjang 2020, total klaim yang dibayarkan Manulife Indonesia tercatat sebesar Rp 5,5 triliun (data un-audited) atau sama dengan Rp 15 miliar per hari atau Rp 631 juta per jamnya."Sedangkan, total klaim Covid-19 yang dibayarkan Manulife Indonesia hingga 10 Maret 2021 tercatat sebanyak Rp 172,5 miliar," tuturnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=kWMau8pWNNQ
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022