Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 02.08 WIB

Bulog Tak Batasi Stok Beras untuk Kopdes Merah Putih

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. saat meninjau pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan jagung pakan bagi peternak. (Istimewa) - Image

Direktur Utama Perum BULOG Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han. saat meninjau pelaksanaan program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Jagung dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan jagung pakan bagi peternak. (Istimewa)

 
JawaPos.com - Perum Bulog memberikan keleluasaan kepada Koperasi Desa/Kelurahan (Kodpes) Merah Putih atau KDKMP untuk memesan beras sesuai kebutuhan. 

Kebijakan itu berbeda dengan ketentuan pemesanan yang selama ini berlaku bagi pengecer di pasar yang masuk dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, apabila untuk pengecer pasar SP2KP biasanya dibatasi maksimal dua ton dalam sekali pemesanan, namun, untuk Kopdes Merah Putih, Bulog siap memenuhi pesanan sesuai permintaan.

“Khusus untuk teman-teman KDKMP yang di bawah agrinas pangan, seberapa yang dipesan oleh agribisnis pangan untuk KDKMP, kami dukung sepenuhnya,” katanya kepada wartawan usai konferensi pers di Kantornya, Jumat (9/10).

Menurut Rizal, penambahan titik penjualan melalui Kopdes Merah Putih juga dapat memperluas akses masyarakat terhadap beras dengan harga terjangkau. Semakin banyak koperasi yang beroperasi, semakin luas pula jaringan distribusi beras Bulog.

“Dan ini memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk dapat mengakses dan membeli beras dengan murah di KDKMP,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga memberikan kelonggaran pembayaran beras untuk Kopdes Merah Putih melalui sistem konsinyasi dengan tempo pembayaran 30 hari. 

Skema ini memungkinkan beras SPHP dipasok ke Kopdes Merah Putih terlebih dahulu, sementara pembayarannya dilakukan kemudian.

“Dan Bulog memberikan keringanan yaitu berupa konsinyasi, pembayarannya 30 hari. Jadi beras Bulog nanti akan berada di KDKMP semaksimal mungkin,” ujarnya.

Terkait realisasi penyaluran, Rizal menyebut transaksi Kopdes Merah Putih yang telah berjalan mencapai ratusan miliar rupiah. Namun, dia tidak merinci berapa ton beras yang telah disalurkan melalui jaringan koperasi tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore