
Ilustrasi orang dengan shio yang takdirnya merdeka finansial dan tak kehabisan uang seumur hidup hingga tiada kata 'bokek' dalam kamus hidupnya
JawaPos.com - Kemerdekaan finansial (financial freedom) masih menjadi tantangan bagi pekerja dan masyarakat kelas menengah di umur negara Indonesia yang telah mencapai 81 tahun.
Pasalnya, di usia Indonesia yang tidak lagi muda tersebut tak membuat masyarakat merasakan kemerdekaan dalam hal finansial terutama di tengah meningkatnya biaya hidup dan ketidakpastian ekonomi.
Bagi sebagian pekerja, kemerdekaan finansial tidak selalu diartikan sebagai kondisi ketika seseorang memiliki kekayaan melimpah atau sudah tidak perlu bekerja.
Kemampuan memenuhi kebutuhan sehari-hari, memiliki tabungan dan dana darurat, hingga terbebas dari kekhawatiran ketika menghadapi kebutuhan mendadak justru menjadi bentuk kemerdekaan finansial yang lebih realistis.
Salah seorang pekerja media, Ade Rosman, 28, mengaku masih menjadikan financial freedom sebagai tujuan jangka panjang. Ia menjelaskan, dengan penghasilan sekitar Rp 5,5 juta per bulan, dia menilai mencapai kebebasan finansial bukan perkara mudah.
"Buat saya, financial freedom itu sekarang masih jadi proses. Dengan penghasilan Rp 5,5 juta per bulan, rasanya financial freedom itu jauh tercapai. Jujur aja, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari aja kadang udah cukup menantang," ujar Ade.
Pria yang mencari nafkah dengan mengadu Nasib ke Ibu Kota tersebut harus mengalokasikan penghasilan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari tempat tinggal, makanan, transportasi, hingga kebutuhan sehari-hari. Belum lagi jika harus membantu keluarga.
Karena itu, dia tidak memaknai financial freedom sebagai kondisi ketika seseorang memiliki banyak uang atau bisa berhenti bekerja. Menurutnya, memiliki tabungan, dana darurat, utang yang terkendali, serta kemampuan menghadapi kebutuhan mendadak sudah menjadi bentuk kemerdekaan finansial.
"Jadinya, financial freedom yang paling realistis saat ini (buat saya) bukan soal punya banyak uang atau bisa berhenti kerja. Tapi, jadi lebih sederhana: punya tabungan, punya dana darurat, gak terlalu terbebani utang, dan kalau ada kebutuhan mendadak gak langsung kelabakan," jelasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022